Connect with us

Tanah Papua

Reses DPRK Mimika di Kampung Nawaripi, Warga Sampaikan Tiga Keluhan Infrastruktur

Published

on

TIMIKA,KTP.com -Anggota DPRK Mimika dari Fraksi PKB, Benyamin Sarira, S.P., menggelar reses tahap II di Dapil IV, tepatnya di Kampung Nawaripi, Gang Bahagia, pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan infrastruktur dasar yang masih tertinggal.

Ketua DPC PKB Mimika, Peggi Patricia Pattipi, dalam sambutannya mengajak warga menyampaikan masukan secara terbuka demi kemajuan bersama. “Kami berharap masyarakat bisa memberikan masukan-masukan untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Benyamin Sarira menekankan bahwa reses merupakan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat. “Ini adalah reses kedua di tahun 2026. Saya hadir untuk menyambung tali silaturahmi dan mendengar langsung aspirasi bapak ibu sekalian. Apa pun yang disampaikan akan kami tampung dan perjuangkan,” tegasnya.

Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif, tiga perwakilan warga menyuarakan keluhan mendasar:

1. Kosmas Horokokubun menyoroti kondisi jalan utama menuju Sekolah Kalam Kudus yang rusak parah dan kerap tergenang air. Akses ini menjadi jalur vital bagi anak-anak sekolah setiap hari.
2. Muhamad Rifan Hidayat, guru di Sekolah YPMNU, mengeluhkan pagar sekolah berbahan seng yang sudah rapuh dan berharap segera diganti dengan tembok permanen. Ia juga menyoroti akses menuju Masjid Al-Fitria yang sering terhambat saat hujan.
3. Handoyo, warga RT 10, menyampaikan sistem drainase di lingkungannya tidak berfungsi, menyebabkan genangan air kerap masuk ke pemukiman warga.

Menanggapi keluhan tersebut, Benyamin Sarira mengakui bahwa infrastruktur di Kampung Nawaripi masih jauh dari harapan, meskipun lokasinya lebih dekat ke pusat kota dibandingkan daerah lain. “Kami sudah mencatat semua usulan ini. Ini butuh proses dan waktu panjang, tapi kami terus berupaya,” ujarnya.

Ia memastikan usulan perbaikan jalan akan diteruskan ke dinas terkait. Bahkan, beberapa titik di RT 9, RT 10, dan RT 12 telah diagendakan untuk perbaikan pada tahun 2026 ini. Terkait pagar sekolah sepanjang sekitar 200 meter, Benyamin berjanji akan memperjuangkannya dalam pembahasan anggaran.

“Kami sudah tahu kondisi di sini, bahkan tanpa disampaikan pun. Tapi usulan dari reses ini akan menjadi catatan penting untuk kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Benyamin Sarira menyerahkan bantuan secara simbolis untuk Sekolah YPMNU dan Masjid Al-Fitria, berupa pengeras suara (spiker) dan perlengkapan lainnya. “Saya tahu kualitasnya mungkin tidak yang terbaik, tapi ini adalah bentuk dukungan kecil yang bisa saya berikan untuk saat ini. Semoga bermanfaat,” tutupnya. (EH)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *