Connect with us

Tanah Papua

Perkuat Disiplin dan Pelayanan dari Tingkat Bawah,Pemkab Mimika Apel Gabungan 11 Kelurahan

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Dalam upaya menghidupkan kembali roda pemerintahan hingga ke tingkat terbawah, Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar apel gabungan aparatur distrik dan kelurahan di halaman Kantor Distrik Mimika Baru, Selasa (10/02/2026).

Apel yang melibatkan aparatur dari 11 kelurahan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Drs. Ananias Faot, M.Si.

Dalam arahannya, Ananias Faot menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret penataan birokrasi sesuai tugas pokok dan fungsi, sekaligus bagian dari perannya sebagai koordinator bidang pemerintahan. Ia menekankan pentingnya mengembalikan jati diri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebagai pelayan masyarakat.

“Kita ingin menghidupkan pemerintahan mulai dari tingkat bawah. Hari ini kita mulai dari distrik kota, Mimika Baru, sebagai percontohan, sebelum nantinya bergerak ke distrik lain seperti Wania dan Kuala Kencana,” ujar Ananias di hadapan peserta apel.

Ia juga menyampaikan pesan pimpinan daerah terkait kedisiplinan aparatur. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan kepegawaian bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi kunci agar pegawai dapat bekerja dengan nyaman dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Tujuannya agar mereka bekerja dengan baik dan merasa nyaman dalam jabatannya, sehingga pelayanan kepada masyarakat yang mereka hadapi langsung setiap hari dapat berjalan maksimal,” tambahnya.

(Baca Juga: Ribuan ASN Mimika Belum Susun SKP, Bupati Johannes Rettob: “Bagaimana Saya Mau Lantik Kalian Jadi Pejabat?”)

Sementara itu, Kepala Distrik Mimika Baru, Joel D. Luhukay, S.E., menyambut positif pelaksanaan apel gabungan tersebut. Ia menilai kehadiran Asisten Setda di tingkat distrik sebagai suntikan semangat bagi seluruh jajaran aparatur di awal tahun 2026.

“Kami sangat berterima kasih. Ini adalah tindak lanjut dari arahan Bapak Bupati. Di tahun 2026 ini kami telah menyiapkan berbagai inovasi dan terobosan baru. Namun semua itu membutuhkan kebersamaan, dan apel gabungan inilah wadahnya,” ungkap Joel.

Dalam kesempatan itu, Joel juga memberikan penegasan kepada seluruh staf distrik dan kelurahan agar menjaga integritas dalam melayani masyarakat. Ia menekankan tiga prinsip utama, yakni melayani dengan hati melalui pendekatan empati, taat aturan dengan memahami perbedaan tugas antara ASN dan P3K agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan, serta komitmen zero pungutan liar dengan memastikan seluruh pengurusan administrasi di Distrik Mimika Baru tidak dipungut biaya di luar ketentuan.

Meski pelaksanaan apel gabungan kali ini difokuskan di wilayah perkotaan, Ananias Faot memastikan bahwa distrik di wilayah pesisir dan pegunungan tetap dalam pengawasan pemerintah daerah. Sejak tahun lalu, pihaknya telah membentuk grup koordinasi khusus untuk memantau laporan harian dan tingkat kehadiran pegawai secara real-time.

“Untuk wilayah jauh, kami minta laporan harian. Hari ini mereka kerja apa, siapa yang hadir, semua terpantau. Ini sudah berjalan dan akan terus kita perketat,” tegas Ananias.

Apel gabungan ini direncanakan menjadi agenda rutin bulanan sebagai upaya memastikan mesin pemerintahan di tingkat distrik dan kelurahan tetap berjalan optimal, disiplin, dan konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Mimika.(ADM)

Komentar