Swasta Masuk ke Nabire, Artinya Secara Bisnis Feasible

Nasional45 Dilihat

Nabire, Kabartanahpapua.com – Presiden Joko Widodo menunjukkan komitmennya membangun infrastruktur di Tanah Papua. Setelah menyatakan kesiapan membangun Bandar Udara Douw Aturure, Presiden Jokowi juga akan memperbaiki dan memperbesar Pelabuhan Nabire.

Setelah diperluas Pelabuhan Nabire diharapkan menjadi pelabuhan penghubung kegiatan perekonomian masyarakat bagi 6 kabupaten di sekitar.

“Tadi malam para bupati-bupati juga sudah bertemu dengan kita, intinya mereka juga ingin ini seperti airport, menjadi hub bagi kabupaten-kabupaten di sekitar Nabire,” kata Jokowi usai meninjau Pelabuhan Nabire, Kamis (21/12/2017).

(Baca Juga: Presiden Jokowi: Listrik Kunci Investasi di Papua)

Dari penjelasan para bupati, kata Jokowi, sejumlah pengusaha swasta sudah masuk melalui Pelabuhan Nabire. Inilah yang menjadi hal positif bagi Jokowi, karena keberadaan sektor swasta menunjukkan Nabire menarik menjadi tempat untuk berbisnis.

“Swasta masuk itu artinya hanya satu, secara bisnis masuk ke Nabire itu feasible. Tadi ada perusahaan, mereke membawa ro-ro sendiri, crane sendiri itu bagus. Sudah ada minat itu bagus,” kata Jokowi yang didamping Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Untuk mewujudkan perluasan dan perbaikan Pelabuhan Nabire, Pemerintah akan mengajak perusahaan swasta untuk bekerja sama. Sementara untuk fasilitas pendukung di Pelabuhan, selanjutnya akan ditangani Kementerian Perhubungan.

“Ini yang pertama untuk kargonya 2018 akan dimulai, diperbaiki, dibenahi, dibesarkan. Termasuk terminal penumpangnya. Dan yang sebelah sana akan dikerjasamakan  dengan swasta,” kata Jokowi.

(Baca Juga: Presiden Jokowi: Bandara Douw Aturure Akan Dongkrak Potensi Pariwisata Papua)

Ke depan, kata Jokowi, Pemerintah Daerah harus memikirkan bagaimana pelabuhan ini bisa berdampak ekonomi bagi warga Nabire. Caranya dengan membawa komoditas dari Nabire ke luar seperti ke Makassar, Surabaya atau ekspor ke luar negeri.

“Pasti juga nanti ada sebuah usaha dari swasta untuk membawa keluar produk dari sini, kalau tidak pasti ndak untung. Mesti hitung-hitungannya seperti itu. Tadi saya tanya Pak Bupati, produk yang bisa dibawa dari Nabire seperti ikan, jeruk, kayu, pisang, sayur. Saya kira banyak peluang,” kata Jokowi. (Mas)