Dandim Mimika: Ketua Paguyuban Bisa Jadi Teladan Perubahan Masyarakat Lokal

Tanah Papua13 Dilihat

TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Kodim 1710 Mimika mengadakan acara tatap muka dengan ketua paguyuban, ikatan, dan kerukunan masyarakat se-Kabupaten Mimika di Aula Benteng Merah Putih Kodim 1710 Mimika di Kuala Kencana, Kamis (22/11/2018).

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 1710 Letkol Inf Pio L Nainggolan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebagai salah satu sarana komunikasi sosial untuk mempererat tali silaturahmi antara Kodim dengan kelompok kemasyarakatan di Kabupaten Mimika.

(Baca Juga: Kodim Puncak Jaya Galakkan Silaturahmi Bangun Kedekatan Dengan Masyarakat)

Kegiatan tersebut, kata Pio, sekaligus untuk menyamakan persepsi dalam menyikapi situasi dan kondisi di Kabupaten Mimika.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memantapkan sinergitas TNI, dalam hal ini Kodim 1710 dengan komponen masyarakat yang tergabung dalam paguyuban, kerukunan, dan ikatan se-Kabupaten Mimika. Kegiatan ini juga diharapkan memperkukuh semangat persatuan dan kesatuan guna menghindari perpecahan,” kata Pio.

Pertemuan seperti ini, kata Pio, menjadi sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan dan jiwa nasionalisme. Melalui komunikasi dialogis yang terbangun akan diperoleh kesamaan pandangan dalam memahami setiap permasalahan yang terjadi.

“Kami berterima kasih kepada bapak/ibu ketua paguyuban, kerukunan, dan ikatan yang selama ini selalu pro aktif membantu aparat keamanan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Mimika,” kata Pio.

(Baca Juga: Pangdam Cenderawasih: 1 Desember Tak Perlu Dibesar-besarkan)

“Mari kita bangkit bersama, bekerja keras membangun daerah ini menjadi sejahtera, adil, dan makmur,” kata Pio menambahkan.

Antisipasi Jelang 1 Desember

Dikonfirmasi usai kegiatan, Pio mengakui kegiatan silaturahmi tersebut sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang 1 Desember. Ia berharap para ketua kelompok kemasyarakatan ini mampu menjadi agen perubahan untuk kemajuan masyarakat, serta menjadi teladan perubahan karakter masyarakat lokal.

“Pada 1 Desember sering diwarnai pengibaran bendera bintang kejora, nah kita berharap mereka bisa mengingatkan saudara-saudara kita agar tidak melakukan kegiatan melawan hukum seperti itu,” katanya.

“Kalaupun itu terjadi, mereka bisa membantu menginformasikan kepada aparat baik kepada kami atau kepolisian untuk segera diantisipasi,” kata Pio menambahkan. (Rex)