TIMIKA,KTP.com – Kepolisian Resor Mimika tengah memburu komplotan pelaku yang diduga membunuh seorang tukang ojek berinisial SK (31) di kawasan Pasar Sentral, Mimika, Papua Tengah.
Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan sejumlah luka sabetan senjata tajam di dalam parit Lorong Amungsa Indah, samping Jembatan Waker, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Sabtu dini hari, 25 Juli 2026.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menyebut korban diduga kuat dihabisi oleh penumpangnya sendiri sekitar pukul 01.30 WIT.
“Korban diketahui berinisial S.K (31). Pencarian kemudian dilanjutkan oleh personel Satreskrim hingga pada sekitar pukul 01.30 WIT korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tergeletak di Parit Lorong Amungsa Indah dengan kondisi luka yang terlihat sekilas yaitu luka potong pada wajah, Luka potong pada jari telunjuk kanan, Luka potong bagian bahu atau tangan atas kanan dan luka potong di tangan bawah sebelah kiri,” jelas Kapolres.
Peristiwa berdarah ini bermula ketika korban dan rekannya sesama pengemudi ojek, PA (38), mengangkut penumpang dari Jalan Charitas, SP 2, menuju area dekat gereja di sekitar Jembatan Waker.
Di tengah perjalanan, PA melihat sepeda motor yang dikendarai korban mendadak terjatuh.
Saat PA berputar arah untuk memberikan pertolongan, ia justru diserang oleh komplotan yang diduga sebagai penumpang korban. PA sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya berhasil meloloskan diri dari kepungan pelaku.
“Setelah itu Saksi melaporkan Kejadian tersebut di Mako Pelayanan Polres Mimika dan di respons langsung oleh Personil Piket,” kata Kapolres.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Satreskrim, Satintelkam, Sat Samapta, Batalyon B Satbrimob, Sie Propam, dan Tim Inafis Polres Mimika yang dipimpin langsung oleh Kapolres bergegas menyisir lokasi kejadian.
Dalam penyisiran awal, polisi menemukan sepeda motor Honda Beat serta dompet berisi identitas milik korban, sebelum akhirnya menemukan jasad SK tergeletak di parit.
Usai olah tempat kejadian perkara (TKP), Tim Inafis mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Kabupaten Mimika untuk menjalani proses visum.
Hingga kini, Satreskrim Polres Mimika masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengejar para pelaku dan membongkar motif di balik pembunuhan tersebut.(MWW)


