Tanah Papua
2 Anggota KKSB Tewas Dalam Kontak Tembak Dengan TNI-Polri di Lanny Jaya
TIOM, Kabartanahpapua.com – Satuan Tugas Penegak Hukum (Satgas Gakkum) TNI-Polri terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Wuyumbur, Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya, Sabtu (3/11/2018).
Dalam insiden ini, dua anggota KKSB pimpinan Purom Okiman Wenda ditemukan tewas saat Satgas Gakkum TNI-Polri melakukan penyisiran pasca kontak tembak.
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan insiden kontak tembak terjadi ketika KKSB menembaki aparat TNI-Polri yang hendak mengevakuasi jenazah Yanwar (42).
“Yanwar (42), warga Tiom yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek ditemukan tewas dengan luka tembak di pinggir jalan di Kampung Popome, Distrik Mokomi, Jumat (2/11/2018) siang kemarin,” kata Aidi dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/11/2018).
(Baca Juga: Polres Lanny Jaya Kejar Pelaku Penembakan Tukang Ojek di Kampung Popome)
Rencananya, kata Aidi, jenazah Yanwar (42) hendak dievakuasi pada Jumat (2/11/2018) sore, namun karena pertimbangan keamanan sehingga evakuasi dibatalkan. Setelah melakukan koordinasi dengan Satgas Gakkum TNI-Polri, akhirnya diputuskan evakuasi dilaksanakan pada Sabtu pagi.
“Sesuai dugaan, KKSB menjadikah jenazah warga yang mereka bunuh sebagai umpan untuk memancing kedatangan aparat. Saat anggota TNI-Polri yang dipimpin Kapolres Lanny Jaya AKBP Tonny Ananda hendak mengevakuasi jenazah Yanwar (42), langsung diberondong tembakan oleh KKSB dari ketinggian,” ujar Aidi.
Namun, situasi tersebut sudah diantisipasi Satgas Gakkum TNI-Polri dengan menempatkan sejumlah anggota TNI dipimpin Lettu Inf Zulmi untuk mengamankan tim evakuasi.
“Mereka langsung memberikan tembakan balasan ke arah KKSB dan sempat berlangsung kontak tembak yang cukup gencar. Setelah beberapa saat, anggota KKSB akhirnya kabur,” papar Aidi.
(Baca Juga: Satgas Pamrahwan Yonif 756 Amankan 8 Anggota KKSB dan 2 Pucuk Senpi)
“Laporan dari TKP dengan mengidentifikasi suara tembakan dan jejak yang ditinggalkan saat melakukan penyisiran diperkirakan jumlah anggota KKSB yang terlibat kontak tembak sebanyak 50-an orang. Tidak ada korban dari aparat TNI-Polri, namun di beberapa kendaraan yang dipakai tim gabungan ditemukan bekas lubang yang terkena tembakan anggota KKSB,” kata Aidi menambahkan.

Barang bukti berupa 2 pucuk senjata, serta ratusan amunisi berhasil disita Satgas Gakkum TNI-Polri usai kontak tembak di Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya. (ist)
Dari penyisiran pasca kontak tembak, kata Aidi, Satgas Gakkum TNI-Polri menemukan dua jenazah anggota KKSB yang diidentifikasi bernama Gomes dan Kulomabuk Wonda. Selain itu, ditemukan pula 2 pucuk senjata jenis SS-1 dan US Karabin, ratusan butir amunisi berbagai ukuran, alat komunikasi HT, teropong, serta bendera bintang kejora.
“Gomes ini diketahui sebagai pengawal Purom Wenda, sementara Kulomabuk diketahui adalah salah seorang penyerang Polsek Pirime pada 2012 lalu,” ujar Aidi.
Setelah KKSB kabur, aparat TNI-Polri langsung mengevakuasi jenazah Yanwar (42) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tiom Lanny Jaya guna dilakukan visum.
Kondisi di Tiom Kondusif
Dalam keterangan terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menjelaskan bahwa kondisi Tiom, ibukota Lanny Jaya tetap kondusif dan tidak terpengaruh kontak tembak aparat dengan KKSB di Distrik Mokoni.
“Upaya evakuasi yang dipimpin Kapolres Lanny Jaya AKBP Tonny Ananda dengan melibatkan 2 SST personel TNI-Polri berlangsung dari pukul 06.00 WIT hingga pukul 12.00 WIT,” kata Kamal.
(Baca Juga: TNI-Polri Duduki Markas KKSB di Yambi dan Tiom, Pemerhati HAM Berkoar-Koar)
Menurut Kamal, jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Tiom dan setelah visum akan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk pemakaman.
“Seluruh personel TNI-Polri sudah ditarik ke Tiom untuk mengantisipasi aksi susulan yang kemungkinan dilakukan KKSB. Sementara Polres Lanny Jaya masih berkoordinasi dengan keluarga korban untuk pemakaman,” kata Kamal. (Ern/Rex)



