JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Komando Resor Militer (Korem) 172/ Praja Wira Yakthi menggelar Touring Off Road Trans Papua Jayapura – Wamena pada tanggal 4 hingga 5 November 2018 lalu.
Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-55 Korem 172/PWY ini diikuti puluhan anggota komunitas otomotif yang tergabung dalam Indonesian Off-Road Federation (IOF) Papua.
“Kegiatan ini disambut antusias komunitas otomotif di Papua, karena rute Jayapura – Wamena sangat menantang dengan medan yang cukup berat. Ada 43 kendaraan roda empat dan 8 motor trail ikut dalam kegiatan ini,” kata Ketua IOF Papua Jhoni Banua Rouw di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (5/11/2018).
(Baca Juga: Puluhan Anggota IOF Papua Ramaikan Touring Jayapura-Wamena Memperingati HUT Korem 172/PWY)
Peserta touring Jayapura – Wamena ini melalui rute Kota Jayapura – Senggi (Kabupaten Keerom) – Benawa (Kabupaten Yalimo) – Elelim (Kabupaten Yalimo) – Wamena (Kabupaten Jayawijaya) sepanjang 585 kilometer.
Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf Jonathan Binsar Sianipar mengungkapkan tujuan dari kegiatan tersebut untuk mengetahui kondisi jalan yang sedang dibangun oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII dan berada dalam wilayah tanggung jawab Korem 172/PWY.
“Dari kegiatan ini, kami akan melihat dari sisi keamanan di sepanjang jalur Jayapura – Wamena, dimana titik yang tepat untuk menempatkan pos keamanan. Saat pembangunan jalan ini rampung, kamipun sudah bisa menggelar pos keamanan,” ujar Jonathan.
Ruas jalan yang menghubungkan Ibukota Provinsi Papua dengan Wamena, Kabupaten Jayawijaya di wilayah pegunungan tengah Papua mulai dibangun pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden Jokowi kemudian melanjutkan pembangunan jalan Trans Papua sebagai program prioritas nasional.
Meski oleh sejumlah kalangan menganggap pembangunan ruas jalan ini sebagai ‘propaganda’ belaka, namun nyatanya ruas jalan Jayapura – Wamena bisa tersambung pada September 2018.
(Baca Juga: Menteri PUPR: Jalan Trans Papua Tersambung Akhir 2019)
Kepala BBPJN XVIII Osman Marbun mengatakan ruas jalan Jayapura – Wamena ini nantinya akan menjadi urat nadi distribusi logistik untuk kabupaten di wilayah pegunungan tengah Papua dari pesisir utara Papua.
Sementara itu, pemerintah juga sedang membangun ruas jalan Wamena – Mumugu, Kabupaten Asmat yang juga akan menjadi jalur distribusi logistik wilayah pegunungan tengah dari pesisir selatan Papua.
“Saat ini ruas jalan Jayapura – Wamena belum diperbolehkan untuk umum karena masih dalam proses pengerjaan oleh pihak kontraktor. Pembangunan jalan ini ditargetkan rampung akhir 2018, dan diharapkan akan memangkas disparitas harga-harga barang di wilayah pegunungan Papua,” kata Osman pada September lalu.
Berikut foto kegiatan Touring Off Road Trans Papua dan kondisi ruas jalan yang menghubungkan Jayapura dengan Wamena, Kabupaten Jayawijaya.















(Mas)

