Pria Ditemukan Tak Bernyawa diPondok Indah Amor

Tanah Papua6 Dilihat

TIMIKA,KTP.com – Warga Perumahan Pondok Indah Amor SP3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, digegerkan oleh penemuan jenazah seorang pria berinisial FFA (30) di dalam rumahnya di Jalan Angela III Nomor 06 Blok A, Selasa (8/9/2026).

Korban yang diketahui merupakan karyawan PT Freeport Indonesia asal Jayapura tersebut ditemukan tak bernyawa di atas kasur ruang tamu sekitar pukul 08.30 WIT. Penemuan terjadi setelah kerabat korban mendobrak pintu rumah lantaran FFA tidak merespons telepon dari pihak keluarga selama tiga hari.

Kasi Humas Polres Mimika Iptu Amir Rado mengonfirmasi bahwa penanganan tempat kejadian perkara (TKP) dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard bersama Kanit Reskrim Ipda Achmad dan Tim Inafis Polres Mimika usai menerima laporan masyarakat.

“Hasil olah TKP menunjukkan jenazah ditemukan terbaring di atas kasur ruang tamu tanpa mengenakan pakaian dan hanya ditutupi selembar handuk di bagian kemaluan. Terdapat bercak darah mengering di bagian mata kanan dan hidung, serta adanya kain kasa yang menyumbat lubang hidung sebelah kanan,” ujar Kasi Humas Polres Mimika Iptu Amir Rado.

Meski ditemukan adanya sumpalan kain kasa dan bercak darah mengering di bagian wajah, kepolisian memastikan bahwa hasil pemeriksaan luar di TKP tidak menunjukkan indikasi kekerasan fisik.

“Pada badan almarhum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dugaan awal almarhum meninggal dunia karena sakit,” tegas Iptu Amir Rado.

Kronologi penemuan berawal dari rasa cemas keluarga korban di Jayapura yang kehilangan kontak sejak pekan lalu. Saksi berinisial OYA, yang diminta keluarga mengecek situasi, mendatangi rumah lokasi kejadian pada Selasa pagi.

Usai panggilannya tak direspons selama 15 menit meski melihat posisi kaki korban dari celah jendela, OYA bersama istrinya nekat mendobrak pintu dapur samping. Keduanya menemukan korban sudah tidak bernapas dan langsung melapor ke pos keamanan perumahan serta Polsek Kuala Kencana.

Keterangan saksi tetangga berinisial MROA menyebutkan bahwa korban tinggal seorang diri di rumah milik kerabatnya tersebut apabila sedang turun dari area kerja Tembagapura. Saksi mengaku terakhir kali melihat korban beraktivitas mengendarai sepeda motor pada Jumat (4/9/2026) pagi.

Usai olah TKP, jenazah FFA dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum luar. Pihak keluarga berencana menerbangkan jenazah korban menuju kampung halamannya di Jayapura pada Rabu, 9 September 2026.(MWW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *