Distrik Mimika Timur Gelar HUT ke-50 Mapurujaya dengan Tradisi dan Pameran UMKM

TIMIKA,KTP.com – Pemerintah Distrik Mimika Timur menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Mapurjaya dengan menghadirkan pameran kerajinan lokal dan berbagai seni pertunjukan budaya masyarakat setempat, di Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Rabu (19/8/2026).

Kepala Distrik Mimika Timur, Remon Tanser, menyampaikan bahwa perayaan tahun emas ini diisi dengan pameran ukiran serta anyaman karya warga lokal.

Untuk mendukung legalitas para pengrajin, pihak distrik turut melibatkan dinas perizinan di lokasi acara.

“Terus kalau untuk kami juga ada pameran ukir-ukiran, anyam-anyaman juga, makanya kami libatkan dari perizinan agar mereka yang bapak-bapak, mama-mama yang buat kerajinan ini bisa langsung mendaftar ke perizinan untuk dibuat surat apa lagi,” ujar Remon.

Selain pameran kerajinan, perayaan ini juga diwarnai dengan rangkaian tradisi lokal, termasuk penampilan tari Seka, pementasan lagu alur sejarah berdirinya Mimika Timur, hingga ritual penabuhan tifa.

Meski diselenggarakan dengan keterbatasan anggaran, acara puncak yang dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Mimika tersebut tetap berjalan lancar dan disambut antusias oleh warga.

“Harapan ke depan yang Pak Bupati rencanakan ini untuk buat festival budaya. Tapi kami lihat, karena saya juga sudah berkoordinasi, Pak Bupati ada juga menyampaikan bahwa mungkin untuk HUT Mapurujaya ini nanti dimasukkan di Dinas Pariwisata. Itu informasi yang saya dapat. Tapi ya mudah-mudahan kami minta ya kalau bisa Distrik Mapurujaya, Distrik Mimika Timur yang buat, kami siap melaksanakan,” ungkapnya.

Mengenai keterbatasan dana pada pelaksanaan tahun ini, Remon menjelaskan hal tersebut terjadi karena penganggaran DPA telah disusun oleh pejabat kepala distrik sebelumnya sebelum ia menjabat. Pihaknya bersiap melakukan koordinasi dengan tim anggaran untuk perayaan yang lebih meriah di masa mendatang.

“Karena saya juga memang baru menjabat, memang DPA ini sudah dibuat oleh Pak Distrik yang lama. Makanya dengan tadi ada Pak Bupati sampaikan, kami siap untuk mendukung 2027, kami akan koordinasi dengan tim anggaran untuk dibuat eh menambah anggaran untuk apa, HUT Mapurujaya ini bila perlu dengan festival budaya,” tuturnya.

Ia berharap agenda tahunan ini dapat dikembangkan menjadi festival budaya berskala lebih besar yang melibatkan berbagai pihak hingga menarik wisatawan luar daerah.

“Dan juga ini kan sebagai festival budaya kita menarik turis-turis dari mancanegara datang ke Distrik Mapurujaya… eh, Distrik Mimika Timur ini untuk melihat tradisi-tradisi yang akan dibuat oleh masyarakat masing-masing kampung. Mungkin itu saja dari saya. Terima kasih,” pungkasnya.(MWW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *