Dinkes Mimika Srius Tangani Kasus Diabetes dan Hipertensi

Berita, Tanah Papua18 Dilihat

TIMIKA,KTP.com – Penyakit tidak menular seperti Diabetes Melitus (DM) dan hipertensi kini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika. Berdasarkan data rekapan dinas kesehatan, kedua penyakit tersebut telah masuk dalam daftar 10 besar penyakit di Kabupaten Mimika.

Kepala Bidang Kesehatan Lanjutan, Kefarmasian, dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Farida, mengungkapkan bahwa meningkatnya kasus DM dan hipertensi menunjukkan adanya perubahan pola penyakit di masyarakat.

Menurutnya, gaya hidup modern menjadi faktor utama pemicu lonjakan kasus tersebut. Konsumsi makanan instan yang tinggi bahan pengawet, garam, dan pemanis buatan semakin meningkat di tengah masyarakat. Di sisi lain, aktivitas fisik masyarakat cenderung menurun dengan kurangnya olahraga dan pola istirahat yang tidak teratur.

“Dulu, hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya lebih banyak dikaitkan dengan faktor keturunan dan usia. Tetapi sekarang gaya hidup menjadi faktor paling banyak yang menentukan,” ujar Farida.

(Baca Juga: Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Tatalaksana Stunting bagi 26 Puskesmas dan 3 RS Rujukan)

Farida menegaskan bahwa perencanaan pengadaan obat dan pelayanan kesehatan ke depan harus mampu mengakomodasi kebutuhan penanganan penyakit tidak menular, di samping tetap mempertahankan upaya pengendalian penyakit menular.

Ia juga berharap agar seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) memperkuat edukasi dan rutin melakukan promosi kesehatan. Menurut Farida, kegiatan Car Free Day yang digelar setiap hari Sabtu menjadi salah satu sarana efektif untuk mendorong masyarakat lebih aktif bergerak sekaligus sebagai media promosi kesehatan.

“Kalau itu bisa berjalan efektif dan berkelanjutan, itu akan membantu bidang kesehatan karena edukasinya langsung dipraktikkan. Kami berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan,” pungkasnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mengimbau seluruh masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dengan mengatur pola makan, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mendeteksi dini penyakit tidak menular. (EH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *