Tanah Papua
Tiga Kampung di Distrik Amar Terdampak Banjir Rob
TIMIKA,KTP.com – Wakil Bupati Mimika, Provinsi Papua Johannes Rettob menyebut sejumlah rumah warga Kampung Amar, Kawar dan Manuare, Distrik Amar hilang dan mengalami kerusakan berat akibat terjangan ombak (banjir rob) setinggi tiga hingga empat meter pada Kamis (6/1/2022) dini hari.
“Laporan dari Tim Baznas Tanggap Darurat Kabupaten Mimika yang turun ke Distrik Amar sejak Kamis (6/1) petang, air laut mulai masuk ke kampung sekitar pukul 2.00 WIT. Selanjutnya pada pukul 04.00 WIT, ombak besar mulai menghantam rumah-rumah warga yang berada di pinggir pantai. Kondisi itu berlangsung selama satu jam dengan ketinggian ombak sekitar tiga sampai empat meter,” kata Wabup John Rettob saat dihubungi dari Timika, Jumat (7/1/2022)
Akibat kejadian alam itu, warga tiga kampung di Distrik Amar itu tidak bisa melakukan aktivitas mencari ikan di laut karena kondisi angin kencang disertai ombak tinggi.
Warga yang kehilangan rumah dan rumahnya mengalami kerusakan parah untuk sementara berlindung dan mengungsi di balai kampung.
Tidak sedikit harta benda warga pun turun hanyut ke laut dan rusak setelah rumah mereka dihantam banjir rob.
Di Kampung Amar warga yang bermukim di wilayahnya sebanyak 160 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 569 orang.
(Baca Juga:APK Galang Dana untuk Bencana Banjir Rob di Amar dan Atuka)
Kerugian yang diderita akibat terjangan banjir rob di Amar yaitu tiga unit rumah hilang, 30 jiwa warga mengungsi terdiri atas 16 orang dewasa, tiga bayi dan 11 anak-anak.
Terdapat tujuh rumah di Kampung Amar yang mengalami rusak sedang, satu perahu fiber hilang, gapura kampung rusak berat dan dua unit jembatan menuju kampung rusak berat.
Di Kampung Kawar, akibat terjangan banjir rob menyebabkan enam unit perahu fiber rusak berat, tiga unit perahu jonson 15 PK rusak, empat rumah penduduk rusak sedang, satu gardu tenaga solar rusak berat dan tidak lagi berfungsi lantaran beterei terendam air (gardu listrik PLTS), satu unit jembatan rusak berat dan dua unit toilet umum rusak berat.

Kampung Kawar dihuni 54 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 340 orang.Terjangan banjir rob juga mengakibatkan terjadi kerusakan sejumlah fasilitas di Kampung Manuare
Fasilitas yang rusak di Kampung Manuare antara lain yaitu dua unit perahu fiber rusak berat, enam unit perahu fiber rusak sedang, satu jembatan rusak berat, empat sumur air bersih tertimbun dan jalanan umum mengalami kerusakan.
Kampung Manuare dihuni 48 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 195 orang.
Wabup Mimika John Rettob menyebut saat ini kebutuhan mendesak di tiga kampung Distrik Amar itu yakni air mineral lantaran sumber air sumur sudah tercampur dengan air laut, bahan kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, kebutuhan bayi dan balita, ketersediaan tenaga medis dan obat-obatan, atap seng dan alat penerangan terutama perbaikan gardu PLTS.
Wabup John Rettob yang saat ini sedang berada di Jakarta untuk mengikuti kegiatan internal PDI-Perjuangan meminta tim relawan Baznas dan relawan Kabupaten Mimika dan juga Tim Baguna PDI-Perjuangan untuk mendata seluruh kerusakan fasilitas umum maupun milik warga tiga kampung di Distrik Amar.
“Syukurnya dalam kejadian tersebut tidak ada laporan korban jiwa. Saya sudah meminta Tim BTD, Relawan Mimika dan Tim Baguna PDI-Perjuangan Mimika untuk melakukan pendataan semua kerusakan yang ada. Yang jelas dalam waktu dekat akan ada pengiriman bantuan ke Distrik Amar,” ujar John.(MSC)

