Kasus Pembunuhan Kilometer 10, Pelaku Yang Diamankan di Makassar Tiba di Timika

Berita, Tanah Papua38 Dilihat

TIMIKA,KTP.com – Kepolisian Resor (Polres) Mimika berhasil menjemput seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam kasus penganiayaan mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di Wisma New Pacific, KM 10, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, pada Minggu, 16 Agustus 2026 lalu, di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sebelumnya, pelaku berinisial Z berhasil diamankan oleh personel Polsek Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada Minggu, 16 Agustus setelah Polres Mimika memperoleh informasi terkait keberadaan yang bersangkutan dan berkoordinasi untuk dilakukan penangkapan begitu pelaku tiba.

Setelah ditangkap, pelaku kemudian diamankan. Sehari setelahnya, Kapolsek Mimika Timur, Iptu Alex Soumalena, bersama satu personel kemudian berangkat dari Mimika menuju Makassar untuk menjemput pelaku.

Pada Selasa, (18/08/2026) sekitar pukul 06.00 WIT, pelaku Z tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika dan langsung dijemput oleh Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak.

Kapolres mengapresiasi langkah cepat Polsek Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang telah membantu mengamankan pelaku.

“Setelah mendapatkan informasi, kita langsung melakukan komunikasi dengan pihak bandara untuk mengamankan tersangka. Terima kasih kepada Polsek Bandara Makassar atas kerja samanya,” tutur Kapolres.

“Pagi ini pelaku tiba di bandara dan langsung kita jemput untuk diamankan,” ujarnya menambahkan.

Adapun kasus tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.55 WIT di Wisma New Pacific, KM 10, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania.

Korban diketahui berinisial G.N.T. (46), seorang sopir rental. Korban mengalami penganiayaan secara bersama-sama oleh sejumlah orang dan kemudian dievakuasi ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal, Z diduga terlibat dalam aksi penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Penyidik saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara menyeluruh peran Z maupun pihak-pihak lainnya yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.(MWW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *