Dugaan Penyanderaan 9 Warga di Mimika: 1 Orang Tewas, Polisi dan TNI Masih Verifikasi

Berita, Tanah Papua33 Dilihat

TIMIKA,KTP.com – Penyelidikan tengah dilakukan oleh aparat keamanan terkait dugaan aksi penyanderaan terhadap sembilan warga perempuan di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika.

Peristiwa yang diduga melibatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.40 WIT dan mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia.

Berdasarkan laporan awal masyarakat yang diterima Koramil 1710-05/Jila, insiden bermula saat para pelaku hendak membawa pergi anak-anak perempuan di kampung tersebut.
Aksi itu memicu perlawanan dari dua orang ibu yang berusaha menghadang pelaku. Namun, upaya penyelamatan itu dibalas dengan aksi kekerasan.

Satu orang ibu dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat luka parah di bagian perut usai berupaya menyelamatkan putrinya. Jenazah korban saat ini telah dievakuasi oleh warga setempat untuk menjalani prosesi adat.
Sementara itu, seorang ibu lainnya mengalami patah kaki setelah dilempar oleh pelaku ke dalam jurang. Korban selamat kini berada di Kampung Pilikogom, Distrik Jila, untuk mendapatkan perawatan medis.

(Baca Juga: Kontak Tembak di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Tewas)

Hingga saat ini, masih belum diketahui keberadaan dan kondisi sembilan perempuan yang diduga dibawa oleh kelompok tersebut.
Guna memastikan kebenaran peristiwa tersebut, aparat kepolisian dan TNI masih terus mengumpulkan fakta-fakta serta mengonfirmasi informasi di lapangan.
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menegaskan bahwa pihaknya sedang memverifikasi laporan yang masuk dari masyarakat.

“Kami sedang mendalami informasi tentang nama-nama yang disandera dan mencari saksi yang tahu kejadian sebenarnya, karena sampai saat ini tidka ada masyarakat yang menyampaikan nama-nama korban karena masih suasana duka. Jadi belum bisa kita mintai keterangan,” ujar Kapolres singkat, saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Senada dengan kepolisian, Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf. Tengku Jozanda, menyatakan bahwa pihak TNI juga tengah menerjunkan tim untuk mengusut insiden ini.
“Mohon bersabar ya. Kita saat ini sedang lakukan investigasi. Nanti sore atau besok pagi saya kabari,” jawabnya singkat.

Aparat keamanan gabungan kini terus memperketat pengamanan di seluruh wilayah Distrik Jila guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan susulan sekaligus mengusut tuntas peristiwa ini.(MWW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *