Dinkes Mimika Proses Ambulans untuk Agimuga dan Potowaiburu

Tanah Papua13 Dilihat

TIMIKA,KTP.com- Keterbatasan kendaraan untuk mendukung pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Mimika. Dinas Kesehatan Mimika memastikan pengadaan ambulans baru untuk Puskesmas Agimuga dan Puskesmas Potowaiburu tengah diproses.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Martubongs, mengatakan kendaraan operasional memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan, khususnya untuk membantu mobilisasi tenaga medis maupun evakuasi pasien dari kampung-kampung yang memiliki jarak cukup jauh.

Ia menjelaskan, kondisi ambulans di Agimuga yang mengalami kerusakan menjadi salah satu persoalan yang perlu segera ditangani. Menurutnya, kendaraan yang telah disediakan pemerintah harus mendapat perawatan secara rutin agar tetap siap digunakan.

“Kalau kendaraan operasional tidak dirawat dengan baik, tentu akan mengganggu pelayanan. Karena itu, selain menyediakan kendaraan, kita juga perlu memastikan ada dukungan teknis dan tenaga yang bisa melakukan pemeliharaan,” ujar Godfried, Jumat (11/9/2026).

Godfried mengaku belum mengetahui secara pasti kapan ambulans tersebut mulai mengalami kerusakan. Namun, saat dirinya berkunjung ke Agimuga beberapa waktu lalu, pihak puskesmas telah menyampaikan kondisi kendaraan tersebut.

Sejumlah bagian kendaraan juga dilihat langsung dan membutuhkan perbaikan, termasuk bagian pintu ambulans.

Untuk mengatasi kebutuhan transportasi kesehatan di wilayah pedalaman, Dinkes Mimika telah memasukkan pengadaan ambulans baru untuk Agimuga dan Potowaiburu dalam program tahun ini.

(Baca Juga: Dishub Mimika Gelar Seminar Awal Studi Perencanaan Pelabuhan ASDP)

“Kita sudah siapkan pengadaan dua ambulans, masing-masing untuk Agimuga dan Potowaiburu. Saat ini prosesnya masih berjalan dan setelah kendaraan tersedia, akan langsung dikirim sesuai lokasi yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Godfried mengatakan, dukungan transportasi kesehatan di pedalaman tidak hanya berupa ambulans. Pemerintah juga menyediakan kendaraan operasional seperti bentor dan sepeda motor untuk membantu petugas menjangkau masyarakat.

Namun, kendaraan tersebut memiliki keterbatasan ketika digunakan untuk membawa pasien, terutama di wilayah dengan jarak antarkampung yang jauh.

Agimuga menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan dukungan kendaraan memadai karena jarak antara Kiliarma, Amungun dan Aramsolki cukup jauh. Kondisi geografis tersebut membuat ambulans menjadi kebutuhan penting dalam mendukung proses evakuasi pasien.

“Kalau melihat kondisi wilayah Agimuga, jarak antarkampung cukup jauh. Karena itu, ketika ada pasien yang membutuhkan penanganan, kendaraan roda dua tidak cukup untuk menjadi sarana evakuasi,” kata Godfried.

Ia menambahkan, pengadaan kendaraan harus diikuti dengan sistem pemeliharaan yang baik. Dengan demikian, ambulans maupun kendaraan operasional lainnya dapat terus digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Dinkes Mimika berharap ambulans baru yang saat ini dalam proses pengadaan dapat segera tiba di Agimuga dan Potowaiburu sehingga kebutuhan transportasi kesehatan di kedua wilayah tersebut dapat semakin terpenuhi. (EH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar