Tanah Papua
Bapenda Mimika Perluas Layanan Pembayaran Pajak
TIMIKA,KTP.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memperluas akses pembayaran pajak. Hingga saat ini, empat bank dan Kantor Pos telah digandeng untuk menyediakan sistem pembayaran daring (online payment), guna memberikan kemudahan bagi wajib pajak.
Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifah, menyampaikan bahwa kerja sama dengan perbankan yang telah berjalan dinilai sudah cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mimika.
“Untuk kerja sama dalam rangka pelaksanaan online payment, kita sudah memakai empat bank. Saya rasa sudah cukup untuk Kabupaten Mimika. Ditambah satu kantor pos, sehingga masyarakat punya banyak pilihan melakukan pembayaran,” ujar Dwi saat ditemui di Timika, Rabu (1/4/2026).
Keempat bank tersebut adalah Bank Papua selaku pemegang Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BNI. Dwi menjelaskan, untuk layanan pembayaran melalui BRI saat ini baru dikhususkan bagi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), sementara ketiga bank lainnya dan Kantor Pos melayani semua jenis pajak daerah.
Distribusi SPPT PBB Terus Digencarkan
Bapenda juga terus mempercepat pembagian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB. Untuk wilayah desa-desa terpencil, SPPT telah disalurkan melalui petugas di distrik dan kelurahan. Sementara untuk kawasan dalam kota, tim Bapenda tengah melakukan pembagian langsung.
“SPPT PBB untuk desa-desa jauh sudah disampaikan ke petugas di distrik dan kelurahan. Sekarang teman-teman Bapenda sedang melakukan pembagian SPPT di daerah-daerah kota,” jelasnya.
Tingginya kesadaran masyarakat dan kelancaran distribusi SPPT turut berdampak positif terhadap capaian pendapatan. Hingga 31 Maret 2026, realisasi PBB mencapai Rp49,27 miliar atau 57,33 persen dari target tahun ini yang sebesar Rp85,95 miliar.
Menurut Dwi, capaian ini tidak terlepas dari kontribusi pembayaran yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia. “Freeport sudah bayar sebagian, kemarin kurang lebih Rp40 miliar sekian,” ungkapnya.
Selain fokus pada pembayaran, Bapenda juga terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di wilayah yang belum terjamah. Dwi menuturkan, tahun ini sosialisasi akan diarahkan ke daerah-daerah di luar kota, baik wilayah pantai maupun pegunungan.
“Kesadaran masyarakat di dalam kota sudah cukup bagus. Tinggal kita sosialisasikan di daerah pantai dan gunung. Ini akan kita lakukan tahun ini, sebatas sosialisasi dan imbauan, karena potensi pajak di luar kota memang belum seberapa dan akan mengikuti perkembangan daerah nanti,” terangnya.
Ia berharap, dengan dibukanya akses dan masuknya investasi sesuai visi misi Bupati Mimika, terutama pada misi keenam tentang membuka daerah ekonomi baru, potensi pajak daerah di wilayah timbuh (pantai dan gunung) akan meningkat.
“Mudah-mudahan nanti di daerah pantai dan gunung kalau akses jalannya sudah dibuka dan investor masuk, pajak daerah akan meningkat. Seperti tagline kita: Pajak Kuat, Mimika Hebat,” pungkas Dwi Cholifah.(EH)

















