Connect with us

Tanah Papua

Puluhan Personel Polri Naik Pangkat di Mimika, Ini Pesan Kapolres

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Sebanyak 71 personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di wilayah hukum Kabupaten Mimika, Papua Tengah, resmi menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Upacara khidmat tersebut digelar di halaman Markas Kepolisian Resor (Polres) Mimika pada Selasa (30/6/2026).

Para personel yang mendapatkan kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026 ini berasal dari tiga kesatuan, yakni Polres Mimika, Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Papua Tengah, serta Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat IV Mimika.

Secara rinci, penghargaan ini diberikan kepada 3 orang Perwira, 67 orang Brigadir, dan 1 orang Tamtama.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini bukan sekadar rutinitas organisasi atau hak yang datang secara otomatis.

Penghargaan ini merupakan hasil dari proses penyaringan ketat, evaluasi kinerja, serta uji kompetensi terhadap dedikasi para personel.

“Kenaikan pangkat adalah wujud apresiasi pimpinan terhadap sistem pembinaan karier yang kredibel dan akuntabel. Proses ini dilalui secara selektif bagi mereka yang telah teruji kualitas dan profilnya dalam memegang tanggung jawab,” ujar AKBP Billyandha dalam amanatnya.

AKBP Billyandha menambahkan, sistem di tubuh Polri saat ini memberikan ruang kompetisi yang sehat dan terbuka lebar bagi setiap jenjang personel—mulai dari Perwira hingga Tamtama—untuk mengukir prestasi tertinggi dan mengembangkan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

*Tantangan Kultural di Tanah Amungsa*
​Lebih dari sekadar seremoni internal, Kapolres menyoroti peran krusial kepolisian dalam merespons dinamika sosial di Papua Tengah.

Mimika, yang secara kultural dikenal sebagai Tanah Amungsa, memiliki karakteristik wilayah dan tatanan sosial-budaya yang unik sekaligus spesifik.

Menghadapi tantangan tersebut, AKBP Billyandha memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya agar mengedepankan pendekatan lapangan yang lebih humanis.

Ia menggarisbawahi bahwa profesionalisme kepolisian saat ini diukur dari sejauh mana personel mampu menjaga integritas dan menghormati Hak Asasi Manusia (HAM).

“Saya berpesan kepada seluruh anggota agar senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Wujudkan perilaku yang humanis dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam berinteraksi dengan masyarakat,” tegas Kapolres di hadapan jajaran peserta upacara.

Menutup amanatnya, Kapolres menyampaikan ucapan selamat kepada para personel beserta keluarga mereka.

Ia berharap kenaikan pangkat ini menjadi stimulus untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat loyalitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(MWW)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *