Connect with us

Tanah Papua

28 Meninggal dan 65 Orang Dirawat Karena Diare di Distrik Okbab Pegunungan Bintang

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Komandan Korem 172/ Praja Wira Yakthi Kolonel Inf Boni Christian Pardede mengatakan Tim Kesehatan Terpadu TNI-Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang segera melakukan imunisasi, pemberian citamin dan PMT serta MP Asi setelah obat-obatan sampai ke Posko Kesehatan di Distrik Okbab, Senin (22/1/2018) siang.

Sebelumnya, Helikopter MI-17 milik TNI AD telah mengirim bantuan obat-obatan ke Posko Kesehatan di Distrik Okbab menyusul laporan puluhan warga terserang penyakit diare dehidrasi akut dan gizi buruk di Kampung Pedam, Distrik Okbab.

“Laporan Kabid Dinkes Pegunungan Bintang, Iriyanto dari Posko Kesehatan Distrik Okbab melalui Radio SSB Gereja GIDI, bahwa tim segera melakukan pengobatan dan pemberian imunisasi kepada warga yang terserang penyakit di Kampung Pedam mulai Selasa (23/1) besok,” ujar Christian Pardede melalui telepon selulernya, Senin (22/1/2018) malam.

(Baca Juga: 27 Warga Meninggal Akibat Wabah Penyakit di Distrik Okbab Pegunungan Bintang)

Menurut Christian Pardede, hasil dari pemeriksaan kesehatan terhadap warga di Kampung Pedam sejak Minggu (21/1) kemarin ditemukan 65 orang yang terkena penyakit diare dehidrasi berat, gizi buruk dan ispa.

“Dengan tersedianya obat-obatan dan makanan tambahan, tim bisa segera bekerja. Obat-obatan yang dibawa tim sebelumnya rusak dalam perjalanan kaki dari Distrik Okbab menuju Kampung Pedam. Saat ini sudah ditemukan 65 warga yang sakit dengan penyakit beragam,” kata Christian Pardede.

Sementara tim yang melakukan verifikasi laporan warga yang meninggal akibat penyakit, kata Christian Pardede, diperoleh informasi 1 orang meninggal pada 2018 akibat diare dehidrasi berat. Untuk periode Agustus hingga Desember 2017, diperoleh informasi 27 orang meninggal dunia akibat penyakit serupa.

“Sepanjang 2018, sudah 1 orang meninggal akibat diare dehidrasi berat di Kampung Pedam. Namun wabah penyakit ini harus segera diatasi karena saat ini masih ada 65 orang yang sedang dirawat karena sakit,” kata Christian Pardede.

Sebelumnya, perwakilan gereja dari Kampung Pedam melaporkan adanya wabah penyakit yang telah menewaskan 27 orang di daerah mereka kepada Koramil Oksibil Pegunungan Bintang. Setelah dikonfirmasi, Dinas Kesehatan setempat dan Provinsi Papua membenarkan kejadian tersebut. (Mas)

Komentar