TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Kepolisian Daerah Papua terus mengembangkan penyelidikan keterlibatan Peran Magai alias Pelarian Magai dalam berbagai aksi penembakan di areal PT Freeport Indonesia (PTFI).
Pelarian Magai ditangkap Tim Khusus (Timsus) Polda Papua di Jalan Hasanuddin Timika, Kabupaten Mimika, Selasa (13/11/2018) lalu, beberapa saat setelah tiba dari kampung halamannya di Ilaga, Kabupaten Puncak.
(Baca Juga: Purom Wenda, Pembunuh Berdarah Dingin Demi Ambisi Menjadi Panglima TPN-OPM)
Informasi yang dihimpun di Timika, Pelarian Magai alias Peran Magai diketahui sebagai warga Ilaga, Kabupaten Puncak namun sering bermukim di kompleks Kimbeli, Kampung Banti, Distrik Tembagapura.
Ia diduga tergabung dalam kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) pimpinan Ayuk Waker dalam serangkaian aksi mereka di areal PTFI pada Oktober – November 2017 dan Februari – April 2018.
Salah satu aksi kriminal bersenjata yang diduga melibatkan Pelarian Magai yakni penembakan mobil LWB PTFI di Mil 69 pada November 2017. Setelah KKSB dipukul mundur dari Tembagapura, Pelarian Magai kemudian lari ke Ilaga dan bergabung dengan KKSB pimpinan Seltius Waker.
Hingga saat ini belum ada keterangan dari Polda Papua terkait penangkapan Pelarian Magai di Timika. (Ong)






