Connect with us

Tanah Papua

Remaja di Kuala Kencana Ditemukan Gantung Diri, Sempat Dirawat di RSMM Caritas Sebelum Meninggal Dunia

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Peristiwa dugaan gantung diri yang melibatkan seorang remaja di wilayah Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, menggemparkan warga setempat pada Selasa (17/2/2026). Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kanit Reskrim Polsek Kuala Kencana, Ipda Y. Tanah Kristiono, membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, sebelum kejadian tragis itu terjadi, korban sempat diminta oleh orang tuanya untuk belajar. Namun, korban justru memilih mengurung diri di dalam kamar.

“Anak ini baru satu tahun tinggal di Timika, sebelumnya tinggal di Jayapura. Keluarganya mengaku selama ini korban sering murung, selalu menyendiri, tapi tidak mau bicara jujur saat ditanya oleh bapaknya,” ungkap Ipda Kristiono.

Korban pertama kali dilarikan ke Klinik SOS Kuala Kencana dalam kondisi masih hidup. Pihak medis kemudian merujuk korban ke RSMM Caritas untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

“Korban dinyatakan meninggal dunia saat dirawat di RSMM Caritas, Selasa pagi. Kami menerima informasi setelah korban itu meninggal dunia,” jelasnya.

(Baca Juga: Seorang Pria Di Timika Jadi Korban Pembacokan)

Dari hasil pemeriksaan awal, aparat kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak kepolisian memastikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis anak dan remaja, terutama ketika menunjukkan perubahan perilaku seperti menarik diri dari lingkungan sosial dan sering terlihat murung.

Dukungan keluarga, komunikasi terbuka, serta pendampingan yang tepat diharapkan dapat mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.(ADM)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *