Connect with us

Tanah Papua

Longsor Kembali Terjadi di Mil 74 Tembagapura, 2 Pekerja Belum Ditemukan

Published

on

TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Regu penolong dari Emergency Response Group (ERG) PT Freeport Indonesia (PTFI) masih mencari 2 pekerja tambang yang terjebak longsor di areal pabrik pengolahan bijih di mil 74, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Rabu (3/4/2019).

Informasi yang dihimpun di Tembagapura, insiden longsor terjadi Rabu (3/4/2019) sekitar pukul 16.10 WI, yang terjadi di Area Ore Bin 6 Conveyor 66 Feeder 6 MLA. Saat kejadian diperkirakan ada 4 pekerja yang sedang bekerja di sekitar area tersebut yakni Meksy Kembuan (33), Yohanis Yoku, Kawi Waroy, dan Taufiq Rasyad.

(Baca Juga: Longsor di Mil 74 Tembagapura, Aktivitas Pabrik Pengolahan Bijih Terhenti)

Dari pengakuan salah seorang pekerja yang selamat, saat itu mereka sedang memperbaiki feeder ore bins yang mengalami kerusakan. Beberapa saat berselang terjadi longsoran batuan dari arah ketinggian.
Pekerja mekanik yang berada di sekitar lokasi yang mendengar teriakan pekerja langsung menolong dua pekerja yang di situ, yakni Meksy Kambuan (33) dan Yohanis Yoku.

Keduanya langsung dilarikan ke RS Tembagapura dan langsung mendapat perawatan intensif. Yohanis diketahui mengalami luka lecet di kaki kiri dan benturan di dada kiri, sementara Meksy mengalami luka bengkak di lutut kiri.

Kondisi longsoran batuan di lokasi kejadian Area Ore Bin 6 Conveyor 66 Feeder 6 MLA, Mil 74, Tembagapura. (ist)

Hingga pukul 21.15 WIT, aparat kepolisian dari Polsek Tembagapura yang dipimpin Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto masih berada di lokasi kejadian, sementara tim dari ERG masih terus melakukan pencarian 2 pekerjaan lain yang dikabarkan masih terjebak.

Belum ada keterangan dari pihak PTFI dan aparat kepolisian terkait kejadian ini. (Mas)

Komentar