Connect with us

Tanah Papua

2 Pekerja Tambang PTFI Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor di Mil 74

Published

on

TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Tim penyelamat PT Freeport Indonesia (PTFI) akhirnya berhasil menemukan dua pekerja tambang yang tertimbun longsor di Ore Bin 6, Mil 74, Tembagapura, Sabtu (6/4/2019).

Juru Bicara PTFI Riza Pratama mengatakan kedua pekerja tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Rencananya kedua jenazah karyawan Ore Flow tersebut akan diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan di Jayapura dan Palopo, Sulawesi Selatan.

“Segenap keluarga besar PTFI menyampaikan duka cita dan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada kepada keluarga yang ditinggalkan,” kata VP Corporate Communication PTFI ini kepada wartawan di Timika, Sabtu (6/4/2019).

(Baca Juga: Longsor Kembali Terjadi di Mil 74 Tembagapura, 2 Pekerja Belum Ditemukan)

Seperti diberitakan sebelumnya, bencana longsor terjadi di Area Ore Bin 6 Conveyor 66 Feeder 6 MLA, Mil 74 Tembagapura pada Rabu (3/4/2019) sekitar pukul 16.10 WIT.

Saat kejadian itu, ada 4 pekerja yang berada di sekitar area yang terkena longsor. Meksy Kembuan (33) dan Yohanis Yoku berhasil menghindar dari lokasi dan ditolong oleh pekerja lain, sementara dua pekerja lainnya, Kawi Waroy dan Taufik Rasyad belum ditemukan.

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim Penyelamat PTFI dari Emergency Response Group (ERG) PTFI, kedua pekerja tersebut ditemukan meninggal dunia tertimbun longsor.

Informasi yang dihimpun di Tembagapura, jenazah Taufik Rasyad ditemukan tertimbun material longsor pada Sabtu (6/4/2019) sekitar pukul 00.28 WIT. Setelah dilakukan penggalian, akhirnya jenazah bisa diangkat dan selanjutnya dibawa ke RS Tembagapura.

Dari proses identifikasi diketahui jenazah tersebut adalah almarhum Taufik Rasyad. Selanjutnya jenazah dimasukkan ke dalam peti dan sempat disemayamkan di RS Tembagapura.

(Baca Juga: Longsor di Mil 74 Tembagapura, Aktivitas Pabrik Pengolahan Bijih Terhenti)

Sementara jenazah kedua ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan jenazah pertama pada pukul 04.26 WIT. Pada pukul 08.15 WIT, jenazah berhasil diangkat dari tumpukan material longsor dan selanjutnya dibawa ke RS Tembagapura. Dari proses identifikasi diketahui korban kedua adalah almarhum Kawi Waroy. Selanjutnya jenazah dimasukkan ke dalam peti.

Menurut rencana, jenazah Taufik Rasyad akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Palopo, Sulawesi Selatan melalui Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar menggunakan pesawat Airfast siang ini. (Ong)

Komentar