Connect with us

Tanah Papua

DKP Mimika Genjot Kios Pangan, Serap Hasil Tani Lokal dan Dukung Program MBG

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika terus mematangkan program pengembangan kios pangan sebagai upaya strategis memperkuat distribusi hasil pertanian lokal sekaligus menstabilkan harga pangan di masyarakat. Keberadaan kios ini dinilai memberi dampak nyata bagi petani sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kepala DKP Mimika, Gat Tebay,mengungkapkan bahwa kios pangan saat ini menjadi salah satu program unggulan yang sedang difokuskan. Menurutnya, fasilitas ini sangat membantu petani dalam memasarkan hasil tani tanpa harus bergantung sepenuhnya pada penjualan di pasar tradisional. Di sisi lain, masyarakat yang berbelanja di kios pangan bisa memperoleh harga yang lebih miring dibandingkan di pasaran umum.

Tak hanya menyerap hasil panen dari petani, Tebay mengungkapkan bahwa saat ini beberapa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah memanfaatkan kios pangan sebagai pemasok sayuran untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“MBG itu beberapa kali minta sayuran dari kami. Kami siapkan dan berikan ke beberapa SPPG. Mereka membantu kios pangan menyerap hasil tani, sehingga lebih cepat laku,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (17/06/2026).

Meski saat ini penyerapan baru terbatas pada komoditas sayuran, Tebay berharap ke depan program MBG dapat turut menyerap komoditas lokal lainnya seperti singkong, petatas, dan sagu. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga membuka pasar yang lebih luas bagi hasil tani masyarakat.

Ia mencontohkan, selama ini para petani, terutama mama-mama Papua, kerap kali harus menunggu berjam-jam di pasar tanpa kepastian pembeli. “Mereka tunggu dari pagi dan sore tidak ada yang lihat. Biasanya mereka yang bawa ke sini, tapi lebih sering kami yang jemput langsung,” tambahnya.

Dalam rencana jangka panjang, DKP Mimika juga menargetkan pembangunan kios pangan di kawasan Kokonao. Lokasi tersebut dinilai strategis dan diharapkan mampu menjangkau masyarakat dari wilayah Atuka, Potowayburu, hingga Mimika Barat Tengah. Dengan hadirnya kios di pesisir, masyarakat setempat dapat berbelanja kebutuhan pokok tanpa harus jauh-jauh ke kota.

“Kita pilih di sana karena lokasinya. Dari Atuka bisa datang ke Kokonao, begitu pula distrik yang ada di Mimika Barat Tengah. Mereka bisa belanja di Kokonao,” pungkas Gat Tebay. (EH)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *