JAYAPURA, HaIPapua.com – Bakal Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo (JWW) menegaskan komitmennya mendukung Badan Narkotika Nasional (BNN) memberantas peredaran narkotika dan obat terlarang (narkoba) di Provinsi Papua.
Peredaran narkotika, kata JWW, sudah mengkhawatirkan dan yang memprihatinkan karena banyak pemimpin di negeri ini yang terindikasi mengkonsumsi narkotika. Ia mengaku mendukung kebijakan pemerintah yang mensyaratkan pemeriksaan bebas narkotika dalam proses pencarian pemimpin.
“Saya sepakat narkoba harus diberantas. Ke depan saya akan membuat formula dalam memberantas narkoba di Papua yang nantinya dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh komponen,” ujar JWW didampingi Habel Melkias Suwae (HMS) usai melakukan tes urine di Kantor BNN Papua di Jayapura, Kamis (11/1/2018).
(Baca Juga: Pasangan Gunung dan Pantai, JWW-HMS (JOSUA) Mendaftar ke KPU Papua)
JWW mengaku kaget saat melihat lokasi Kantor BNN Papua yang berada di daerah pemukiman warga sehingga keberadaannya tidak diketahui warga. Besarnya tanggung jawab yang diemban BNN untuk memberantas narkotika sehingga tidak tepat jika Kantor BNN berada di lokasi yang sulit ditemukan warga.
“Selama ini kita berteriak tentang HIV-AIDS dan juga narkotika yang merusak generasi bangsa ini dan seharusnya ada penanganan serius. Mudah-mudahan ke depan kita bisa bekerja sama dan sama-sama kita perkuat BNN di Papua dalam memerangi narkotika,” ujar JWW.
Setelah mengikuti pemeriksaan bebas narkotika di BNN, rencananya pasangan JWW-HMS (JOSUA) akan mengikuti tes jasmani dan rohani, Jumat (12/1). “Kalau tes jasmaninya tentu dilaksanakan di RSUD Dok II Jayapura. Sedangkan tes rohaninya saya tidak tahu, mungkin di guru-guru spiritual, mungkin, mungkin,” kata JWW sambil bercanda.
JWW berharap bisa melalui rangkaian tes kesehatan tanpa hambatan, sama seperti saat melalui proses pendaftaran bakal calon di KPU Provinsi Papua. “Kalau kemarin kita daftar di KPU Papua, berkasnya langsung diterima dan dinyatakan lengkap dan kita tak kembali-kembali lagi. Semoga tes urine ini kita tak kembali lagi ke kantor ini,” ujar JWW.
Kepala BNN Papua, Abdul Kadir menjelaskan, tes urine ini memang wajib di ikuti seluruh pasangan bakal calon kepala daerah, sebab itu sudah menjadi amanah dari undang-undang. “Apapun prosesnya, itu semua sama dilakukan. Nanti, tinggal tergantung hasilnya. Hasil tes urine, hari ini juga akan diserahkan langsung ke KPU Papua,” kata Abdul Kadir. (Rex)






