Tanah Papua
Puluhan Pencaker di Puncak Minta Presiden Jokowi Buka Formasi Penerimaan CPNS Khusus OAP
ILAGA,KTP.com – Puluhan pemuda Pencari Kerja (Pencaker) di Kabupaten Puncak, menggelar demo damai di depan Kantor Bupati Puncak, Selasa (18/7/2023).
Para pemuda Pencaker tersebut
mendesak pemerintah pusat terutama Presiden RI Joko Widodo,untuk segera membuka formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Aksi demo damai para pemuda tersebut diterima langsung oleh Bupati Puncak, Willem Wandik.
Sebagian besar massa aksi tersebut merupakan mahasiswa asal Kabupaten Puncak,yang sudah lulus namun belum mendapatkan pekerjaan, sebagian juga yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah Kabupaten Puncak, yang sampai saat ini masih menunggu penerimaan CPNS.
“Terima kasih Pemerintah pusat melalui kebijakan Presiden Joko Widodo sudah memekarkan daerah Otonom baru di Papua, untuk itu kami minta segera membuka formasi penerimaan CPNS,sehingga kami bisa ikut tes dan bisa mengisi formasi tersebut,di Provinsi Baru, dan lebih khusus di Kabupaten Puncak,”Kata Kordinator demo Lenius Labena.
Selain menyampaikan aspirai secara lisan, mereka juga menyampaikan aspirasi secara tertulis kepada Bupati, Ada tiga tuntutan mereka,antara lain mereka meminta pemerintah Kabupaten Puncak,membuka formasi tahun 2023,mereka meminta K-2 tahun 2013 dan tahun 2018 segera di SK-kan,serta pemerintah Kabupaten Puncak segera melakukan pengecekan data ASN masing-masing instansi yang sudah pensiun dan yang sudah meninggal,agar gaji segera dihentikan.
“Kami akan menunggu sampai dengan tahun 2024,apabila tidak ada tanggapan dari pemerintah daerah,maka kami akan kembali melakukan aksi mogok seluruh aktivitas pemerintahan di Kabupaten Puncak,”Kata Kordinator Demo Lenius Labena dan Ronal Wakerkwa.
Menanggapi apa yang menjadi tuntutan masa aksi, Bupati Puncak , Willem Wandik, menjelaskan bahwa penerimaan CPNS secara nasional,itu merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Sehingga pihaknya juga masih menunggu informasi dari pusat, nantinya kalau sudah ada informasi penerimaan CPNS,maka pasti akan disampaikan ke masyarakat secara umum.
“Sebenarnya pemerintah pusat bisa saja membuka penerimaan CPNS lagi, hanya saja sampai saat ini,persoalan formasi K-2, belum tuntas,khusus untuk K-2 Kabupaten Puncak,nama-nama sudah diusulkan,hanya kami masih menunggu pengumuman dari pemerintah pusat secara nasional, nantinya K-2 ini juga akan dites lagi, yang tembus baru bisa di SK-kan.Artinya jika persoalan K-2 sudah selesai, maka pasti pemerintah akan membuka tes CPNS lagi, tentunya juga akan memperhitungkan berbagai aspek,terutama anggaran negara,”kata Bupati Willem.

Puluhan Pencari Kerja (Pencaker) di Kabupaten Puncak, demo damai di depan Kantor Bupati Puncak dan diterima oleh Bupati Puncak Willem Wandik.
Kata Bupati,peluang penerimaan CPNS untuk kabupaten-kabupaten di Papua,terutama yang masuk di wilayah pemekaran provinsi baru, sangat terbuka terutama di era otonomi khusus jilid 2.
Dirinya sebagai Bupati Puncak,sudah menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat,agar penerimaan PNS untuk Papua,karena saat ini Papua membutuhkan banyak pegawai, 4 daerah otonom baru dan 2 Provinsi induk,sehingga pemerintah perlu membuka penerimaan besar-besaran untuk formasi khusus anak Papua.
“Saya sudah sampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat,agar penerimaan dibuka besar-besaran khusus untuk orang asli Papua, di Provinsi Papua, terutama di 4 daerah otonom baru,mudah-mudahan pemerintah bisa menyambut baik,karena disinilah wujud dari implementasi otonomi khusus jilid 2,”tambahnya.
Lanjut Bupati,Sementara soal data ASN yang pensiun dan meninggal di Kabupaten Puncak, saat ini data ASN sudah tersistem secara online secara nasional dari pusat sampai ke daerah, ketika ada ASN yang meninggal atau pension, otomatis secara online, datanya akan dikirim ke Badan Kepegawaian daerah dan berkas segera disiapkan,dan gajinya pasti akan distop.
“Jadi adik-adik jangan kuatir, semua ini sudah menggunakan aplikasi secara online,jika kami pertahankan PNS yang mau pension,maka kami pasti langgar aturan,”tegasnya.
Untuk itu,Bupati berharap agar para pemuda,para pencaker, jangan mendengar informasi-informasi yang tidak benar diluar, kalaupun ada pengumuman penerimaan CPNS, pemerintah pasti akan membuka informasi untuk umum,agar pemuda asal Puncak,ikut tes.(MAR/KOMINFO PUNCAK)


















