Tanah Papua
Kepala Distrik Mimika Baru Prioritaskan Pelayanan Cepat, Penataan Lingkungan, dan Pemberdayaan Masyarakat
TIMIKA,KTP.com – Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan setelah resmi memulai tugasnya sebagai pimpinan distrik. Hal tersebut disampaikan di Timika, Papua Tengah, Minggu (15/3/2026).
Merlyn menjelaskan, dirinya akan mulai menjalankan tugas secara efektif setelah proses serah terima jabatan (sertijab) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang. Setelah itu, ia akan langsung bekerja untuk memperkuat pelayanan publik di wilayah Distrik Mimika Baru yang dikenal sebagai wajah Kota Timika.
Menurutnya, salah satu fokus utama adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat, tertib, dan responsif. Ia menilai distrik memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.
“Prioritas kami adalah memastikan pelayanan administrasi kepada masyarakat berjalan baik. Selain itu, kami juga akan fokus pada penataan lingkungan, kebersihan, dan ketertiban wilayah,” ujarnya.
Selain pelayanan administrasi, pemerintah distrik juga akan mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan. Merlyn menyoroti maraknya tawuran yang melibatkan anak-anak muda di beberapa wilayah sebagai persoalan yang perlu ditangani bersama.
Untuk itu, pihak distrik berencana berkoordinasi dengan pihak sekolah, tokoh masyarakat, serta ketua RT dan para tokoh adat atau orang yang dituakan di lingkungan setempat guna mencari solusi bersama.
Menurut Merlyn, anak-anak yang terlibat dalam konflik sebenarnya memiliki potensi dan talenta yang baik, namun sering kali tidak memiliki ruang untuk menyalurkan kemampuan mereka secara positif.
“Anak-anak ini pada dasarnya baik. Kita perlu melihat bagaimana mereka bisa menyalurkan talenta mereka ke kegiatan yang lebih positif,” katanya.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, pihak distrik juga berencana melakukan sejumlah perbaikan kecil pada tampilan fisik kantor distrik. Hal ini dilakukan agar masyarakat merasa lebih nyaman ketika datang mengurus berbagai keperluan administrasi.
Merlyn mengungkapkan bahwa sebagian besar masyarakat yang dilayani berasal dari kalangan menengah ke bawah, sehingga penting untuk menciptakan suasana kantor yang ramah dan tidak membuat warga merasa sungkan.
“Kami ingin memastikan kantor distrik menjadi tempat pelayanan yang ramah, cepat, dan terbuka bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat pelayanan administrasi kependudukan, meningkatkan koordinasi dengan kelurahan dan kampung, serta mendorong program pemberdayaan masyarakat agar warga turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan pembangunan wilayahnya.
Ia juga menegaskan akan melakukan pembenahan terhadap standar operasional prosedur (SOP) pelayanan di kantor distrik guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif dan terukur.
Di sisi lain, Merlyn menilai distrik memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah kabupaten dan masyarakat. Karena itu, pihaknya akan memastikan setiap kebijakan dari pemerintah kabupaten dapat diterjemahkan dengan baik hingga ke tingkat kampung dan kelurahan.
“Distrik menjadi jembatan antara pemerintah kabupaten dan masyarakat. Kebijakan dari atas harus bisa kami sampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat, dan sebaliknya aspirasi masyarakat kami sampaikan kepada pimpinan,” jelasnya.
Merlyn juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang terbuka, bekerja dengan hati, serta benar-benar hadir untuk masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan sosial, pihak distrik juga berencana memperkuat sistem pendataan masyarakat guna memetakan warga yang membutuhkan bantuan secara lebih cepat dan tepat sasaran. Selain itu, pihaknya juga akan mengaktifkan kembali aplikasi layanan dari kementerian yang dapat membantu pengelolaan data masyarakat di tingkat distrik.
Dalam waktu dekat, Merlyn juga berencana turun langsung ke kampung-kampung bersama pemerintah kampung untuk membantu masyarakat dalam pengurusan surat tanah yang selama ini mengalami kendala.
“Kami ingin masyarakat bisa mendapatkan pelayanan pembuatan surat tanah dengan lebih mudah, cepat, dan gratis langsung di kampung-kampung,” pungkasnya.(ADM)

















