JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Kantor distrik (kecamatan) Nunggawi, kabupaten Tolikara ludes terbakar akibat bentrokan dua kelompok massa pendukung calon anggota legislatif (caleg) yang terjadi Kamis (25/4/2019) kemarin.
Informasi yang dihimpun di Karubaga, bentrokan antarmassa pendukung caleg tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIT. Menurut saksi mata, bentrokan tersebut dipicu ketidakpuasan terhadap hasil rekapitulasi suara yang dilakukan PPD Nunggawi.
(Baca Juga: Polres Jayawijaya Buru Pelaku Aksi Anarkis di Pasar Wouma)
Caleg Partai Nasdem Pegius Tabuni yang diantar 200-an orang massa pendukungnya melakukan protes ke pihak PPD Nunggawi. Ia menuding PPD Nunggawi berpihak kepada caleg Partai Demokrat Lenas Gire dan menggembosi perolehan suaranya.
Tidak terima dengan protes tersebut, Lenas Gire bersama 100-an orang massa pendukungnya mendatangi PPD Nunggawi di kantor distrik Nunggawi.
Kedatangan Lenas Gire bersama massa pendukungnya membuat suasana semakin memanas dan akhirnya berujung bentrokan. Dua kelompok massa ini saling serang menggunakan senjata tajam tradisional panah.
(Baca Juga: Dandim 1710 Mimika: Petugas Pengamanan Pemilu Di Kecamatan Alama Diserang KKSB)
Ketika dua kelompok massa ini saling serang, tiba-tiba api berkobar membakar kantor distrik. Setelah dua jam terlibat saling serang, sekitar pukul 16.00 WIT, kedua kelompok massa kembali ke posko masing-masing.
Banyaknya massa yang terlibat bentrokan membuat aparat kepolisian yang berada di lokasi tidak dapat berbuat banyak. Rencananya, personel tambahan dari Polres Tolikara dibantu aparat dari TNI akan datang ke distrik Nunggawi, Jumat (26/4/2019).
Belum diketahui apakah ada korban akibat bentrokan ini, karena kedua kelompok masih saling siaga di posko masing-masing. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan pelaku pembakaran kantor distrik Nunggawi. (Mas)




