Connect with us

Tanah Papua

Aparat TNI-Polri Evakuasi 6 Pekerja dari Polsek Kenyam ke Wamena

Published

on

WAMENA, Kabartanahpapua.com – Aparat TNI-Polri mengevakuasi 6 orang pekerja dari Kenyam, Kabupaten Nduga menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (14/12/2018).

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan ke-6 pekerja proyek itu sempat diamankan ke Polsek Kenyam setelah dievakuasi dari Distrik Koroptak, Rabu (12/12/2018) lalu.

“Para pekerja ini dievakuasi ke Wamena menggunakan pesawat komersial Trigana Air dari Bandar Udara Kenyam,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya.

(Baca Juga: Sempat Dinyatakan Hilang, 8 Pekerja dari Distrik Yal Dalam Kondisi Selamat)

Dari 6 orang pekerja itu, kata Kamal, 4 orang di antaranya pekerja proyek pembangunan SD Distrik Yal yaitu Agustinus Robong (28), Charles Ruben (32), Stepanus Misi (38), dan Ikar Simon (36).

“Sementara 2 pekerja lainnya yang berinisial GT dan YM adalah pekerja proyek pembangunan SD Koroptak,” ujar Kamal.

Seperti diberitakan sebelumnya, 8 pekerja proyek di Distrik Yal menyelamatkan diri ke rumah anggota DPRD Nduga pasca kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) mengepung kamp dan menyandera pekerja PT Istaka Karya, 1 Desember lalu.

(Baca Juga: Jenazah Matius Palinggi Dikirim ke Kampung Halamannya di Sesean Tana Toraja)

Mereka kemudian diamankan ke ke Distrik Koroptak dan selanjutnya pada Rabu (12/12/2018) lalu dievakuasi menggunakan helikopter ke Polsek Kenyam. Dari 8 orang tersebut, 4 orang di antaranya sudah dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, Kamis (13/12/2018) kemarin.

Menurut Kamal, hingga saat ini pihaknya sudah mengevakuasi 21 pekerja PT Istaka Karya dan 35 pekerja proyek di daerah Distrik Yigi dan sekitarnya. Saat ini aparat masih mencari 4 pekerja pekerja PT Istaka Karya yang belum ditemukan.

“Selain mencari 4 pekerja itu, aparat TNI-Polri juga melakukan pengejaran terhadap Egianus Kogoya dan pengikutnya dalam rangka penegakan hukum,” ucap Kamal. (Rex)

Komentar