Tanah Papua
Mobil Patroli Polsek Tembagapura Diberondong Tembakan, 2 Personel Luka Ringan
TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Mobil Patroli Polsek Tembagapura diberondong tembakan di Utikini Lama, Distrik (kecamatan) Tembagapura, Kabupaten Mimika, Senin (2/3/2020) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun 2 personel terluka akibat terkena pecahan kaca.
Insiden penembakan terhadap mobil patroli Polsek Tembagapura dengan nomor lambung 01-4901 terjadi sekira pukul 08.25 WIT. Saat itu mobil patroli sedang melintas di Utikini Lama dan tiba-tiba diberondong tembakan dari arah perbukitan di sisi kiri jalan.
(Baca Juga: KKSB Serang Pos TNI di Kenyam, 1 Orang Tewas dan 2 Luka Tembak)
Personel di dalam mobil sempat melepas tembakan balasan dan selanjutnya mobil berbalik arah kembali ke Tembagapura. Dari hasil pemeriksaan ditemukan 6 bekas tembakan di bodi mobil, yakni 4 lubang bekas tembakan di kaca depan dan 2 di bodi samping kiri.
“Dua personel mengalami luka ringan dalam insiden itu. Mereka sudah mendapat perawatan di RS Tembagapura dan sudah kembali ikut berjaga di Polsek,” ujar Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto telepon selulernya, Senin (2/3/2020).

Lubang tertembus peluru di bodi sebelah kiri mobil patroli Polsek Tembagapura dengan nomor lambung 01-4901 yang diberondong tembakan KKB di Utikini Lama, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Senin (2/3/2020). (ist)
Hermanto menegaskan pelaku penembakan mobil patroli diduga kuat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Namun, ia mengaku belum dapat memastikan dari kelompok yang mana.
“Kami masih menyelidiki pelaku penembakan ini KKB dari kelompok mana,” katanya.
(Baca Juga: Waterpauw: KKSB Sumber Kekerasan di Papua)
Pasca-insiden itu, kata Hermanto, pihaknya melakukan evakuasi para pendulang dari kali ke longsoran dan Banti.
“Masyarakat yang berbelanja di Tembagapura untuk sementara dievakuasi di Mapolsek Tembagapura. Setelah situasi kondusif mereka boleh kembali ke rumah masing-masing,” katanya.
Ia mengatakan pihaknya bersama Satgas Amole dan Satgas Aman Nusa masih bersiaga untuk mengantisipasi aksi susulan dari KKB.
“Mereka (KKB) hanya menahan tembakan dan masih berada di ketinggian mengintip posisi kami. Kami juga tahu posisi mereka,” pungkasnya. (Rex)

















