Tanah Papua
27 Warga Meninggal Akibat Wabah Penyakit di Distrik Okbab Pegunungan Bintang
JAYAPURA, HaIPapua.com – Bencana kesehatan yang terjadi di Provinsi Papua rupanya tidak hanya terjadi di Kabupaten Asmat namun diduga juga terjadi di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf M Aidi mengatakan Koramil Oksibil telah menerima laporan warga Kampung Pedam, Distrik Okbab, bahwa 27 warga di kampungnya telah meninggal akibat wabah penyakit, pada Selasa (16/1/2018) lalu.
“Dari pengakuan warga ke Danramil Oksibil, Kapten Inf Aprin Paembonan diduga penyakit yang diderita warga sama seperti warga Asmat, yakni gizi buruk dan wabah campak. Dari 27 warga ini, 4 dewasa dan 23 anak-anak,” kata Aidi melalui telepon selulernya, Sabtu (20/1/2018) malam.
Dari informasi itu, kata Aidi, Danramil lalu melaporkan kejadian tersebut ke Perwira Penghubung Kodam (Pabung), Mayor Inf Ardiyansyah dan selanjutnya mengkonfirmasi ke Dinas Kesehatan Pemda Pegunungan Bintang.
“Dinkes Pegunungan Bintang membenarkan informasi itu. Danramil Oksibil lalu berkoordinasi dengan Pemkab Pegunungan Bintang untuk membentuk tim untuk melakukan pengecekan pada Kamis (18/1) malam di Aula Koramil Oksibil yang dipimpin Asisten 1 Sekda Pegunungan Bintang,” kata Aidi.
(Baca Juga: Bantu Penanggulangan Wabah Campak, Mabes TNI Kirim Satgas Kesehatan ke Asmat)
Mendapat laporan kejadian ini, kata Aidi, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit lalu memerintahkan Danrem 172/PWY Kol Inf Boni Christian Pardede untuk membentuk Tim Penanggulangan.
Dari koordinasi itu, lalu ditetapkan 12 anggota Tim Penanggulangan yang terdiri dari 3 anggota Koramil yang dipimpin Sertu Leo Kantu, 2 dokter dan 4 perawat dari RSUD Pegunungan Bintang, 2 ahli gizi yang dipimpin Hubertus Kabid P2PL Dinkes Pegunungan Bintang selaku ketua tim.
“Siang tadi tim sudah diberangkatkan ke Distrik Okbab menggunakan pesawat Pilatus Porter. Disana mereka akan bergabung dengan 9 anggota Koramil untuk selanjutnya berjalan kaki 1 hari mencapai Kampung Pedam,” kata Aidi.
Menurut Aidi, jika kondisi yang terjadi di Kabupaten Pegunungan Bintang sesuai dengan laporan warga maka pihaknya kemungkinan akan memperluas wilayah kerja Satgas Kesehatan TNI yang saat ini berada di Kabupaten Asmat. (Ong)

















