Connect with us

Tanah Papua

UMKM Asal Timika Jangkau Pasar Ekspor Kepiting di Malaysia

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Peluang ekspor produk kelautan dan perikanan Indonesia terus terbuka, Salah satunya dialami oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yakni Usaha Dagang (UD) Harapan Nurdiana Jaya di Timika.

Dalam keterangan tertulisnya kepada media ini, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Papua Tengah Ferdi menjelaskan, UMKM ini mampu menjangkau pasar Malaysia setelah melalui pendampingan dari Karantina Papua Tengah.

Ferdi mengatakan, pada Rabu 31 Januari 2024 (kemarin), UD Harapan Nurdjana Jaya telah mengekspor 588 ekor kepiting hidup ke Malaysia melalui Bandar Udara Mozes Killangin Timika.

“Nilai ekspor komoditas tersebut mencapai Rp196 juta. Ekspor ini tak lepas dari keberhasilan tim dalam mengedukasi pengusaha untuk menjalankan sistem perkarantinaan ikan dan keamanan hasil perikanan (sertifikasi CKIB),” tutur Ferdi.

Kemudian, ia menyatakan bahwa kedepan Balai Karantina Papua Tengah mengharapkan agar semua pelaku UMKM ini agar dapat mendaftarkan tempat usahanya guna mendapatkan sertifikat CKIB.

Sementara itu, Ketua Tim Karantina Ikan, Awal Junaidi menjelaskan, dengan sertifikat CKIB ketertelusuran komoditas dapat termonitor dengan baik dan tentunya meningkatkan mutu komoditas ekspor ke negara lain.

“Harapannya semua komoditas dapat secara kontinyu melakukan ekspor dan tidak hanya terbatas pada komoditi live mangrove crabs (Kepiting Bakau Hidup) saja,” pungkasnya.(MWW)

Komentar