Connect with us

Tanah Papua

Tentang Kapan Berakhirnya ASF, Begini Kata Kadisnakkeswan Mimika

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, drh.Sabelina Fitriani mengatakan, virus African Swine Fever (ASF) dapat berakhir di Mimika apabila peternak di daerah yang masih zona hijau menjaga babi mereka.

Kata drh.Sabelina, hal itu bisa dilakukan dengan terus menerapkan penyemprotan kandang oleh Peternak dengan menggunakan desinfektan serta memberikan serum ScoVet, vitamin dan vaksin Hog Cholera yang diberikan gratis oleh dinas.

Sabelina juga menyebutkan, saat ini virus ASF telah menyebar secara luas di distrik-distrik di dalam kota, seperti di Distrik Kuala Kencana, Distrik Kwamki Narama, Distrik Wania dan Distrik Mimika Baru.

Dengan demikian, ia terus menekankan agar para peternak dapat terus melakukan penyuntikan serum terhadap bani yang masih belum terjangkit ASF.

(Baca Juga: Tiga Distrik di Mimika Masuk Zona Merah Penyebaran Virus ASF)

“Saya melihat masyarkat sudah berkurang (permintaan serum) apakah mereka putus asa? Tapi untuk yang (babinya) masih sehat harus ambil serum dan kita siapkan vaksin Hog Cholera juga, untuk upaya peningkatan anti bodi,” katanya, saat ditemui di lokasi penguburan bangkai Babi di Jalan Poros Sp5-Pigapu, Jumat (16/2/2024).

Sementara itu, dengan adanya upaya penyuntikan serum dan vaksin Hog Cholera diharapkan dapat menjaga babi dari kemungkinan terjangkit.

Saat ini, vitamin yang disediakan oleh Disnakkeswan Kabupaten Mimika sedang mengalami kehabisan stok. Sabelina berharap, dalam waktu dekat vitamin tersebut dapat kembali tersedia.

“Saya harapkan masyarakat yang babinya masih sehat bisa melakukan penyuntikan,” pungkasnya.(MWW)

Komentar