Connect with us

Tanah Papua

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Yoris Raweyai Punya Mimpi Bangun Papua Tengah Lebih Baik

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Ketua Komisi II DPD RI, Yoris Raweyai menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan bersama kelompok pemuda dan masyarakat Mimika di Aula Hotel Cenderawasih 66, Mimika, Papua Tengah, Senin (5/2/2024).

Dalam sosialisasi tersebut, Yoris menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Yoris dalam penyampaiannya memaparkan, maksud dari 4 pilar kebangsaan ini yang pertama Pancasila adalah untuk menanamkan makna Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara terhadap pemuda dan pemudi.

Kemudian, UUD 1945 yang merupakan konstitusi negara serta ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara. Dan, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Yoris juga menyampaikan beberapa isu yang menjadi atensi dalam penyelenggaraan suatu negara, terutama menyangkut tantangan etika kehidupan berbangsa. Diantaranya adalah agama, otonomi daerah, sara, korupsi dan penyelenggaraan hukum.

Terkait dengan agama, Yoris menyebut, masih lemahnya penghayatan dan pengalaman agama serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit.

Kedua, berkaitan dengan otonomi daerah, masalah yang kerap terjadi kata Yoris biasanya disebabkan oleh lemahnya pengabdian terhadap kepentingan daerah serta timbulnya fanatisme kedaerahan.

Lalu, kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan atas Kenbhinekaan dan kemajemukan. Ditambah, kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagian pemimpin dan tokoh bangsa perihal pemberantasan korupsi, serta tidak berjalannya penegakan hukum secara optimal.

Ini semakin diperkuat denga pengaruh globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam. Dan makin kuatnya intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional.

Sementara itu, dalam sosialisasi tersebut, Yoris juga menjaring banyak aspirasi dari para muda-mudi yang hadir.

Yoris mengatakan, nantinya akan menampung semua aspirasi yang disampaikan dan berjanji akan memperjuangkannya apabila kembali terpilih menjadi anggota DPD RI.

“Ini kan aspirasi yang kita coba tampung. Mudah-mudahan nanti dengan pemerintahan yang baru ini akan coba untuk masukkan itu ke dalam apakah Perdasi atau Perdasus, ya,” tutur Yoris.

Yoris sendiri memiliki visi apabila terpilih akan berusaha memajukan Provinsi Papua Tengah sebagai poros pembangunan untuk seluruh tanah Papua jika kembali menduduki kursi di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia.

“Saya punya visi kalau saya terpilih saya akan canangkan untuk Papua Tengah itu bebas pendidikan dan kesehatan. Itu harus, kita sedang melakukan kajian, baru kita lihat dengan SDA yang ada di Papua Tengah ini kemudian kita buat satu sistem yang profesional untuk bagaimana bisa memajukan Papua Tengah sebagai poros pembangunan untuk seluruh tanah Papua,” tutup Yoris.(MWW)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *