Connect with us

Tanah Papua

Mirisnya Pendidikan Akibat Keamanan, Ini Kata Pj Bupati Puncak

Published

on

ILAGA,KTP.com – Masalah pendidikan di Kabupaten Puncak dalam beberapa tahun terakhir terbilang cukup lumpuh akibat masalah keamanan.

Penjabat (Pj) Bupati Puncak, Ir. Darwin Tobing mengatakan, contohnya di Distrik Beoga, akibat masalah keamanan, anak-anak setempat terpaksa menimba ilmu di Kabupaten Mimika.

Akibat keamanan ini juga, sekolah-sekolah terpaksa tutup bahkan guru-guru yang bertugas pun tidak berada di tempat.

“Jadi selain guru-guru dan anak-anak, gedung-gedung sekolah juga alami kerusakan karena dibakar oleh KKB,” kata Darwin saat diwawancarai wartawan pada Rabu (24/1/2024).

Kini, kata Pj Bupati masalah pendidikan sedang menjadi konsen pemerintah Kabupaten Puncak.Oleh karena itu beberapa waktu lalu pihaknya bahkan telah mendatangkan tim dari Universitas Papua (UNIPA) untuk membahas persoalan pendidikan di kawasan tersebut.

Dari pertemuan tersebut, telah melahirkan sejumlah gagasan untuk masa depan anak-anak di Kabupaten Puncak.

Salah satu gagasan yang ditorehkan adalah sistem cangkok, ini salahsatu gagasan yang pernah ada tapi belum pernah diwujudkan.

(Baca Juga: Pj Bupati Puncak Resmikan Gereja Kemah Injil Jemaat Betlehem Kabupaten Puncak)

“Sistem cangkok dalam arti mungkin kita akan kirimkan beberapa anak usia sekolah kita, yang SMP untuk belajar di Timika dan kemudian dibina secara baik, diasramakan, dan dididik oleh orang yang berkompeten,” terang Pj Bupati.

Kemudian, pendekatan lainnya kata Pj Bupati yakni sekolah sepanjang hari.

Pendekatan ini sudah dilakukan pada dua Kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya. Yaitu di Maybrat dan Sorong Selatan.

“Itu polanya adalah siswa sekolah itu mulai dari pagi sampai sore ada di sekolah. Jadi mulai dari sikat gigi, mandi, kemudian makan, lalu belajar, siang juga seperti itu lalu sore kembali ke rumah masing-masing.Ini mereka akan dibina secara baik dengan mendatangkan guru-guru yang tentunya memahami ini, dan kemudian nanti guru-guru itu kita harapkan menurunkan pola dan model mereka ini untuk berproses lebih lanjut,”Ujar Pj Bupati Puncak.

Darwin menyebut, terkait dengan sekolah sepanjang hari ini masih banyak hal yang perlu untuk dipersiapkan. Mulai dari infrastruktur, dan hal-hal pendukung lainnya.

Maka sebagai pemerintah,kami berharap dengan upaya yang dilakukan ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Puncak.

“Dengan waktu yang terbatas ini paling kami bisa melakukan pendekatan untuk jangka pendek misalnya mencangkokkan siswa kita di Timika dengan memulai tahun ajaran baru nanti, yaitu di kelas 1 SMP,” pungkasnya.(MWW)

Komentar