Connect with us

Tanah Papua

Mendapat Kekuatan Hukum,Gubernur Papua Diminta Mengaktifkan Kembali Anggota DPRD Mimika Periode 2014-2019

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Gugatan 26 Anggota DPRD Mimika periode 2014-2019 terkait masa jabatan keanggotaan DPRD Mimika telah mendapat kekuatan hukum tetap (incrah) setelah kasasi yang dilakukan oleh Gubernur Papua ditolak oleh Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia lantaran sudah upaya hukum telah melampaui batas.

Kuasa hukum 26 anggota DPRD Mimika periode 2014-2019 Marjan Tusang mengatakan, berdasarkan surat penetapan nomor:2/PEN. INKRACHT/2020/PTUN.JPR yang mana setelah membaca putusan pengadilan tata usaha negara Jayapura nomor: 2/G/2020/PTUN.JPR tanggal 5 Agustus 2020, dan putusan pengadilan tinggi tata usaha negara Makasar nomor: 193/B/2020/PT.TUN. MKS tertanggal 7 Januari 2021.

(Baca juga: Gugatan 23 Anggota DPRD Mimika Terkait Masa Jabatan Sudah Inkracht)

Maka,Dalam salinan surat penetapan tersebut terdapat dua point putusan pengadilan tinggi tata usaha negara Makasar nomor: 193/B/2020/PT.TUN. MKS tertanggal 7 Januari 2021 telah mempunyai kekuatan hukum tetap, pada point kedua memerintahkan kepada panitera pengadilan tata usah negara Jayapura untuk memberitahukan dan mengirimkan salinan penetapan nomor : 2 2/PEN. INKRACHT/2020/PTUN.JPR tanggal 8 Juni kepada para pihak.

“Sehubungan dengan perkara nomor 2/G/2020/PTUN Jayapura pada tanggal 8 Juni kemarin 2021 telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau incrah,” kata Marjan saat melakukan jumpa pers, Sabtu (26/6).

Marjan menjelaskan, sebelumnya sudah ada langkah-langkah hukum yang diambil oleh Gubernur Papua yaitu melakukan banding dan kasasi, namun upaya hukum tidak merubah sedikitpun tuntutan penggugat yakni Yonas Magal Cs.

Putusan banding itu tanggal 7 Januari 2021, yang mana berdasarkan UU diberikan waktu 14 hari kepda tergugat untuk melakukan upaya hukum selanjutnya namun setelah dihitung waktu tersebut telah melebihi waktu yang telah ditentukan oleh UU sehingga kasasi yang diajukan oleh Gubernur itu ditolak karena telah melampaui batas waktu, artinya ketika melewati batas waktu maka hak untuk melakukan upaya hukum itu sudah tidak.

Dengan adanya putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap maka Gubernur Papua wajib melaksanakan putusan tersebut dimana membatalkan dan mencabut SK nomor 155/266 tahun 2019 terkait pelantikan DPRD periode 2019-2024 dan juga pemberhentian terhadap anggota DPRD Mimika periode 2014-2019.

Kemudian merehabilitasi kedudukan harkat dan martabat para penggugat dalam hal ini Yonas Magal Cs pada kedudukan sebelumnya sebagai anggota DPRD Mimika selama satu tahun.

“Terkait dengan perkara nomor 2 tersebut dimana ada langkah-langkah hukum yang diambil oleh pihak tergugat namun didalam putusan-putusan tersebut tidak merubah satupun tuntutan dari para pengguggat,” jelasnya.

Terlepas dari hasil putusan tersebut, selaku kuasa hukum juga berterima kasih kepada para penggugat yang selama menempuh jalur hukum tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan perjuangan mereka maupun masyarakat Mimika.

“Kami juga berterima kasih kepada bapak-bapak penggugat karena selama ini tidak melakukan hal-hal yang merugikan kami,” kata Marjan.

Pasca putusan tersebut, Yonas Magal Cs perlu berkomunikasi dengan pihak Provinsi Papua untuk segera mengambil langkah terhadap nasib keanggotaan DPRD Mimika. Pada intinya para penggugat menunggu untuk diaktifkan kembali sesuai putusan.

Masa jabatan atau jabatan periode yang dinyatakan 5 tahun terhitung sejak dilantik. Hal tersebut diperkuat didalam pasal 155 UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan itu sangat jelas bahwa masa jabatan DPRD tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota itu adalah 5 tahun sejak mengucapkan sumpah janji.

“Selanjutnya para penggugat tetap melakukan konsolidasi dengan tergugat untuk melaksanakan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap,” tegasnya.

( Baca Juga: Sasiel Abugau : Faktor Anggaran dan Kesadaran Warga Jadi  Kunci Suksesnya Pengelolaan Sampah di Mimika)

Mewakili 26 anggota DPRD Mimika Yohanes Kibak mengatakan, hasil perjuangan 26 anggota DPRD Mimika telah mendapat jawaban melalui jalur hukum.

“Walaupun emosi tapi kami tetap tahan diri, dan tetap menjaga kamtibmas, jangan satu dua orang punya masalah darah jadi korban, tapi kami tempuh jalur hukum, akhirnya terbukti kalau pemprov punya perbuatan itu salah,” kata Kibak.

Untuk itu, saat ini anggota DPRD periode saat ini tidak aktif demi hukum, dan tidak ada aktifitas dikantor DPRD Mimika hingga ada langkah-langkah dari Pemprov Papua.

“Jadi saya mau bilang kantor DPRD Mimika itu kosong, tidak ada aktifitas saat ini status quo, kita dan yang ada saat ini semua mantan, jadi kita tinggal diluar dulu sambil tunggu keputusan pemerintah provinsi seperti apa, mereka juga tidak bisa terima hak-hak, apa dasarnya?,” tegasnya. (Jnd)

Komentar

Tanah Papua

Satu Anggota Gugur Saat Kontak Tembak Terjadi di Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Kontak tembak antara aparat TNI-POLRI dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo kembali terjadi di Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang Minggu (26/9/2021) sekitar pukul 04.50 wit.

Berdasarkan kronologis peristiwa menyebutkan bahwa personel Gabungan TNI-Polri sedang melakukan penjagaan di Polsek Kiwirok.

Personel gabungan mendapatkan tembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo, sehingga personil membalas tembakan dan terjadi kontak tembak.

Dari kontak tembak tersebut mengakibatkan gugurnya satu orang personel Satgas Nemangkawi atas nama Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi Sutio yang mendapatkan luka tembak di bawah ketiak sebelah kanan.

Jenazah almarhum Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi Sutio berhasil dievakuasi menggunakan helikopter Polri dari Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang menuju Oksibil, ibukota kabupaten Pegunungan Bintang.

(Baca Juga: KKB dan Aparat TNI-Polri Kembali Kontak Tembak di Distrik Kiwirok)

Sekitar pukul 07.16 wit, telah tiba helikopter Polri dan mendarat di Bandara Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang guna mengevakuasi korban menuju Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Jenazah korban kemudian diterbangkan dari Oksibil menuju Jayapura dengan menggunakan pesawat carter Smart Air.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan tertulis kepada wartawan Minggu (26/9/2021) mengatakan saat ini jenazah telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua untuk dilakukan tindakan medis

Kamal mengatakan, direncanakan jenazah korban akan diterbangkan ke Kampung halamannya di Kampung Paniang Aceh. Melalui via Bandara Sukarno Hatta ke Bandara Kuala Namo Medan dan kemudian ke Kampung Paniang Aceh.

“Personil gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Lamek Alipki Taplo”kata Kamal.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Olahraga

Tim Bidang Kesehatan PB PON SUB Mimika Evaluasi Aturan Menonton PON

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Dampak dari membludaknya penonton saat pertandingan Futsal PON antara tim Papua Vs NTB dan Sulsel Vs Malut kemarin, bidang kesehatan PB PON SUB Mimika melakukan evaluasi terhadap penonton yang menonton pada pertandingan PON.

“Antusias masyarakat tinggi sehingga kami tidak bisa melarang masyarakat menonton. Penerapan prokes tetapi masih ada beberapa catatan yang perlu untuk dievaluasi,” kata Koordinator bidang kesehatan PB PON SUB Mimika dalam pers conference di hotel Grand Mozza, Minggu (26/9/2021).

Menurut Reynold, melihat protokol kesehatan (prokes) saat dua laga tersebut dilaporkan panpel sudah berjalan baik namun sebenarnya tidak berjalan secara maksimal.

“Membeli tiket secara online dan ketika masuk dilakukan pemeriksaan, hanya saja yang disyaratkan oleh Kemenpora adalah prokes pada indoor harus ketat dimana penonton seharusnya 25 persen saja namun kemarin lebih,”tuturnya.

Reynold menegaskan agar panitia penyelenggara memperhatikan hal-hal yaitu jarak duduk harus 2 meter dengan kapasitas penonton 26 persen atau hanya 375 orang untuk Venue Futsal.

“Selama duduk tempat yang sudah ditentukan tidak boleh berpindah sampai pertandingan selesai. Di malam hari tidak boleh ada konvoi,” tegasnya.

Selanjutnya untuk penonton juga Reynold mengungkapkan, untuk arena indoor sesuai prokes penonton tidak boleh berteriak dan masker tetap harus terpasang. Selain itu dalam pertandingan indoor tidak disyaratkan untuk penonton yang memiliki komorbid, lanjut usia, anak-anak dibawah usia 12 tahun dan ibu hamil.

“Yang sudah berjalan tidak ada penonton yang boleh bawa air minum, makanan dan rokok. Alat musik tidak boleh dibawa tetapi beberapa ada yang bawa termasuk poster. Itu tidak boleh dibawa,”ungkapnya.

Reynold menambahkan, masyarakat Mimika sudah menjadi tuan rumah yang baik dan prokes di Mimika bisa menjadi contoh. Hanya saja jika kejadian seperti dua pertandingan kemarin terulang lagi maka pertandingan terancam tanpa penonton.

“Ada reward untuk supporter yang menerapkan prokes. Jika kita masih ingin tetap mendapatkan euforia namun prokes diabaikan maka kasihan kalau atlet kita bertanding tanpa ada dukungan atau penonton,”ujarnya.(DEN)

Komentar
Continue Reading

Olahraga

Emas Pertama PON XX Di Klaster Timika Diraih Atlet Terbang Layang Papua

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Papua patut berbangga karena menjadi penyumbang medali emas pertama pada PON XX Papua Klaster Mimika. Atlet Penerbang Andri Abdul Rohman yang menyumbangkan medali emas pertama dari cabang olahraga (Cabor) medali emas.Dalam event PON kali ini Andi mengikuti nomor Precision Landing Single Seater putra untuk grup A dengan total nilai yang dikumpulkan 2444,13 dari batas nilai 2500.

Sementara urutan kedua diraih Atlet Penerbang Camar dari Kontingen Jawa Timur dengan total nilai akhir 2440,96 dan berhak membawa pulang medali perak. Selanjutnya peraih medali perunggu, Atlet Penerbang Sutikno dari Provinsi DKI Jakarta dengan total nilai akhir yang dikumpulkan 2387.09.

Urutan selanjutnya Aris dari Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai akhir 2340,25, Sugianto dari Jawa Barat dengan total nilai akhir 2394,41, terakhir Adam dari Provinsi Banten dengan total nilai akhir 2266,62.

Andri, penyumbang emas untuk Papua ini begitu turun dari pesawat layang di Bandara Internasional Mozes Kilangin Timika, Minggu (26/9/2021) sore Andi langsung mendapat sambutan hangat dari timnya. Bahkan Andri tampak meneteskan air mata saat dipeluk oleh pelatih-pelatihnya.

(Baca Juga: Hasil Cabor Terbang Layang PON XX Hari Pertama dan Kedua)

Ia mengaku sangat bangga dengan prestasinya ini karena merupakan emas pertama yang ia peroleh selama mengikuti sejumlah event baik PON maupun Kerjurna.

“Saya sangat bangga karena ini medali emas pertama yang saya persembahkan untuk tanah Papua tercinta. Saya orang Jawa, saya cinta Papua,” ujarnya.

Kebahagiaan pria 30 tahun yang dalam dunia terbang layang lebih dikenal dengan nama Ablai ini, menjadi lebih berlipat ganda karena selain mendapatkan medali emas dalam ajang bergengsi di Indonesia ini, pada hari Rabu (29/9/2021) ini istri tercintanya akan melahirkan anak ketiga untuknya.

“Kebanggaan dan kebahagiaan saya menjadi semakin berlimpat ganda, hari Rabu besok saya akan mendapatkan anak ketiga. Ini anugerah terindah dalam hidup saya yang tidak akan pernah saya lupakan,” ujarnya.

Ablai yang bergabung dengan tim Papua sejak PON 2016 lalu itu sudah berjanji pada pelatihnya, Paul Graham Manusefer bahwa ia akan menyumbangkan medali emas untuk Tanah Papua dan hari ini ia membuktikan janjinya itu.
“Sejak awal saya sudah janji dengan pelatih saya, saya bilang om saya akan buktikan saya akan sumbang emas untuk Tanah Papua yang saya cintai” katanya dengan semangat.(DEN)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

3 Juta Masker di Sumbangkan BNPB Utuk PON XX Papua

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Mendukung pelaksanaan pekan olahraga nasional (PON) XX Papua, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sumbang 3 juta masker untuk PB PON XX Papua.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi juga selaku Ketua Satgas Prokes PON XX Papua di kantor BPBD, Sabtu (25/9/2021), mengungkapkan sumbangan masker tersebut sebagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca pelaksanaan pekan olahraga Nasional (PON) XX Papua.

BNPB sebagai Satgas Covid-19 Nasional akan membuka gerai masker di setiap venue sambil mengajak masyarakat untuk mematuhi prokes. Disampaikan penyelenggaraan PON XX Papua selain sukses Prestasi, Sukses Administrasi dan Sukses Ekonomi, pelaksanaan PON XX Papua juga harus suskes protokol kesehatan (Prokes).

“Jangan sampai ada cluster baru Covid-19 setelah pelaksanaan PON XX Papua. Ada anggota BNPB yang selalu standby disetiap Kluster. kita juga bekerjasama dengan TNI dan Polri serta relawan yang kita rekrut untuk membagikan masker kepada masyarakat baik itu di gerai yang kita buka maupun mobile keliling,” terangnya.

BNPB telah melatih para relawan untuk teknis pelaksanaan dilapangan. Setiap venue akan dibuka gerai masker, setiap masyarakat yang masuk untuk menyaksikan pertandingan akan dibagikan masker sambil mengedukasi masyarakat,dan kegiatan ini akan berlangsung hingga akhir pelaksanaan PON XX Papua.

(Baca Juga: Hasil Cabor Terbang Layang PON XX Hari Pertama dan Kedua)

Plt Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo menambahkan penyebaran Covid-19 masih ada disekitar, untuk itu pelaksanaan PON XX Papua tetap dengan prokes yang baik sehingga PON XX Papua tidak menyumbang cluster baru Covid-19.

Sementara itu, Asep Supriatna selaku Kasubsatgas Prokes PON XX Papua Cluster Mimika kepada Salam Papua mengatakan sumbangan masker untuk Kluster Mimika sebanyak 350 ribu masker.

“Rencananya besok kita mulai dengan pembagian masker keliling sambil mengajak masyarakat untuk patuh menerapkan protokol kesehatan. Hari ini kita telah melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas relawan prokes untuk mendukung PON XX di Papua, sebanyak 95 relawan dari berbagai organisasi masyarakat dan organisasi pemuda yang ada di Kabupaten Mimika mendapat pembekalan terkait dengan perubahan perilaku, protokol kesehatan (prokes) dan penggunaan aplikasi InaRISK untuk monitoring pelaporan aktivitas. Mereka akan disebar ke berbagai titik sekitar tempat penyelenggaraan pertandingan maupun tempat-tempat keramaian,”jelasnya.(DEN)

Komentar
Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua1 hari ago

Satu Anggota Gugur Saat Kontak Tembak Terjadi di Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang

TIMIKA,KTP.com – Kontak tembak antara aparat TNI-POLRI dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo kembali terjadi di Distrik...

Uncategorized1 hari ago

3.892 Relawan PON Kluater Mimika Mulai Tanda Tangan Kontrak

TIMIKA,KTP.com – Relawan PON kluster Mimika lakukan penandatanganan pakta integritas yang dilakukan di SMA Negeri 1 Mimika, Jumat (24/9/2021). Sesuai...

Olahraga1 hari ago

Tim Bidang Kesehatan PB PON SUB Mimika Evaluasi Aturan Menonton PON

TIMIKA,KTP.com – Dampak dari membludaknya penonton saat pertandingan Futsal PON antara tim Papua Vs NTB dan Sulsel Vs Malut kemarin,...

Olahraga1 hari ago

Emas Pertama PON XX Di Klaster Timika Diraih Atlet Terbang Layang Papua

TIMIKA,KTP.com – Papua patut berbangga karena menjadi penyumbang medali emas pertama pada PON XX Papua Klaster Mimika. Atlet Penerbang Andri...

Tanah Papua1 hari ago

3 Juta Masker di Sumbangkan BNPB Utuk PON XX Papua

TIMIKA,KTP.com – Mendukung pelaksanaan pekan olahraga nasional (PON) XX Papua, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sumbang 3 juta masker untuk...

Tanah Papua2 hari ago

Brigjen Pol Suhendri Pimpin Apel Cek dan Beri Arahan Pengamanan PON di Mimika

TIMIKA,KTP.com – Kepala Operasi Deraku Cartensz 2021 Brigjen Pol Suhendri memimpin apel gelar pasukan dalam rangka melakukan pengecekan dan memberikan...

Olahraga2 hari ago

Tim Futsal Papua Masih Perkasa, Atasi NTB, 3-2

TIMIKA,KTP.com – Tim Futsal Putra PON XX Papua yang didukung oleh ratusan pendukungnya masih tampil perkasa..setelah berhasil menundukkan Tim Nusa...

foto: Yosefina foto: Yosefina
Olahraga2 hari ago

Marthen Paiding: Belum Ada Keluhan Pelayanan dari Kontingen PON XX Papua Klaster Timika

TIMIKA,KTP.com – Hingga saat ini belum ada komplain dari kontingen PON XX Papua Klaster Mimika terkait layanan yang sudah jalan,...

Tanah Papua2 hari ago

17 Warga Sipil Berhasil di Evakuasi Dari Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang

JAYAPURA,KTP.com – Satgas Nemangkawi telah berhasil melakukan evakuasi 17 warga sipil dari Distrik Kiwirok ke Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan...

Olahraga3 hari ago

Hasil Cabor Terbang Layang PON XX Hari Pertama dan Kedua

TIMIKA,KTP.com – Perlombaan cabang olahraga (Cabor) terbang layang PON XX Papua hari pertama, Kamis (23/9/2021) dan hari kedua, Jumat (24/9/2021)...

Tanah Papua

Advertisement

Trending