Tanah Papua
Dubes RI untuk PNG Apresiasi Kinerja Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Duta Besar RI untuk Papua Nugini (PNG) dan Kepulauan Salomon Andriana Supandi berpesan kepada personel Yonif Para Raider 328/ Dirgahayu untuk berbangga karena dipercaya menjaga wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/ DGH Mayor Inf Erwin Iswari usai menerima kunjungan Dubes RI untuk PNG di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH di Skouw, distrik (kecamatan) Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (8/5/2019) kemarin.
“Personel Satgas harus bangga karena penugasan menjaga wilayah perbatasan merupakan suatu kehormatan bagi seorang prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI,” ujar Erwin menyampaikan pesan Dubes RI untuk PNG saat tatap muka di Pos Kotis.
(Baca Juga: Lelah Gerilya di Hutan, 2 Anggota TPN-OPM Berpaling ke Pangkuan NKRI)
Pada kesempatan itu, kata Erwin, Dubes mengapresiasi kinerja Satgas Yonif PR 328/DGH selama 5 bulan bertugas menjaga perbatasan RI-PNG.
“Bapak Dubes mengapresiasi prestasi prajurit Satgas dalam mencegah peredaran barang ilegal di wilayah perbatasan RI-PNG dan terutama keberhasilan menurunkan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) beserta keluarga kembali ke pangkuan NKRI,” kata Erwin.
Saat berlangsung acara tatap muka dengan jajaran Satgas, kata Erwin, Dubes RI mengaku sudah mengagendakan pertemuan dengan jajaran Satgas Pamtas dalam kunjungannya ke Jayapura.
“Saat melakoni kunjungan kerjanya ke Jayapura, Bapak Andriana sudah mengagendakan untuk bertatap muka secara langsung dengan personel Satgas Pamtas,” tutur Erwin.
(Baca Juga: Pangdam Cenderawasih Ingatkan Prajurit Satgas Pamtas Tidak Tergiur Keuntungan Finansial)
“Beliau juga menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya atas penyambutan dari seluruh personel Satgas,” katanya menambahkan.
Erwin menegaskan kunjungan Dubes RI untuk PNG tersebut semakin memotivasi personel Satgas Yonif PR 328/DGH untuk memberikan yang terbaik hingga masa penugasan mereka berakhir. (Mas)
















