Connect with us

Pesona Papua

Coba Menaklukkan Puncak Cartensz, Mantan Menteri Mendarat di RSUD Mimika

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Mantan Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Bersatu, Anton Apriyantono dievakuasi ke Klinik SOS Kuala Kencana, saat mencoba menaklukkan Puncak Cartensz di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Sabtu (13/1/2018) lalu.

Menurut sumber Kabartanahpapua.com, saat itu Anton masih jauh dari Puncak Cartensz dan tiba-tiba merasakan sakit sehingga langsung dievakuasi menggunakan helikopter ke Kuala Kencana. Mantan menteri pertanian era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini sempat dirawat di Klinik SOS Kuala Kencana selama beberapa jam lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di Klinik SOS Kuala Kencana diketahui beliau memiliki riwayat penyakit jantung. Dengan pertimbangan ketersediaan dokter ahli jantung, beliau kemudian dirujuk ke RSUD Mimika,” kata Humas RSUD Mimika, Luky Mahakena melalui telepon selulernya, Minggu (14/1).

Luky menjelaskan Anton sempat menjalani perawatan di RSUD Mimika selama beberapa jam. Setelah kondisinya cukup baik, ia kemudian meminta rawat jalan dan ingin beristirahat di hotel saja. “Setelah merasa baikan beliau meminta diizinkan pulang, katanya ingin beristirahat di hotel saja,” ujar Luky.

Pesona Puncak Cartensz atau Cartensz Pyramid di Kabupaten Mimika semakin banyak diminati wisatawan lokal maupun wisatawan asing khususnya para pendaki. Cartensz Pyramid dengan tinggi 4.884 meter di atas permukaan laut adalah salah satu dari 7 puncak tertinggi di dunia yang terletak 7 benua atau yang dikenal dengan sebutan Seven Summits.

Puncak Cartensz yang diselimuti salju adalah satu-satunya daerah bersalju di Khatulistiwa. Namun, suhu ekstrim dan medan yang berat mengharuskan kesiapan fisik dan kesehatan bagi para pendaki yang mencoba menaklukkan puncak yang bersebelahan dengan tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Grasberg. (Rex)

Komentar

Pesona Papua

Peringati HPN Tahun 2022,Jurnalis Mimika Gelar Serangkaian Kegiatan

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Memperingati Hari Pers Nasional Tahun 2022, Keluarga Jurnalis Kabupaten Mimika menggelar serangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, Rabu (09/02/2022) Besok.

Jimmy Rahadat selaku koordinator Keluarga Juranlis Kabupaten Mimika, menyampaikan kegiatan tesebut diawali dengan jalan santai dan bersih – bersih kota.

Kegiatan di mulai pukul 06 : 00 WIT, dan star di Eme Neme Yauware melewati Jalan Belibis, Cendraeasih dan Finis di Radio Public Mimika (RPM) Kompleks MPCC.

“Tujuan dan tema kegitan adalah ajang silaturami antara sesama insan pers dan mempererat tali siratulahim sesama insan pers di Mimika, selain itu akan ada dialog interaktif terkait HPN dengan menghadirkan pembicara Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan perwakilan Para Jurnalis Senior, “Ungkap Koordinator Keluarga Juranlis Mimika, Jimmy Rahadat.

Selain itu,kata Jimmy, akan diisi doorprice dan syukuran atau ramah tamah.

Ia pun mengajak seluruh insan pers di Kabupaten Mimika untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena kegiatan ini dari kita untuk kita sehingga mari sama – sama untuk mendukung kegiatan ini.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Kriminal

Polres Mimika Musnahkan Ribuan Liter Miras 

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Ribuan liter minuman keras jenis lokal dan industri pabrik, dimusnakan di halaman Mako Polres Mimika oleh pihak kepolisian Polres Mimika.

Minuman keras yang dikemas dalam plastik dan botol plastik untuk minum keras lokal dan botol kaca untuk minum keras industri pabrikan, disusun di atas aspal yang sudah dialasi dengan terpal dan digilas menggunakan alat berat hingga hancur.

Total keseluruhan minum keras lokal yang populer disebut Minuman Lokal (Milo) sebanyak 1.502,5 liter. Minuman lokal jenis sopi sebanyak 825,3 liter dan jenis tuak sebanyak 677,5 liter.

Total minuman keras industri pabrikan yang dimusnakan sebanyak 760 botol. Terdiri dari, 119 botol vodka Iceland,144 vodka,312 botol robinson whiskey,80 botol anggur merah,51 botol anggur kolesom, 48 botol bir angker dan enam botol bir guiness.

(Baca Juga: Sat Narkoba Polres Mimika Tangani 24 Kasus Narkotik Selama Januari Sampai Agustus 2021)

“Dalam kurun waktu menjelang Desember kita masih melakukan penertiban terkait dengan peredaran minuman beralkohol baik itu minuman pabrikan ataupun minuman lokal yang peredarannya tidak sesuai dengan UU,”kata Wakapolres Mimika, Komisaris Polisi Saraju, saat menggelar konferensi pers, pemusnahan minuman keras di Mako Polres Mimika,Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana Senin (13/12/2021).

Minuman keras yang dimusnakan tersebut, adalah hasil razia dan penertiban yang dilakukan Polres Mimika melalui Satuan Narkoba Polres Mimika bersama Polsek- Polsek jajaran di wilayah hukum Polres Mimika terhitung sejak Januari sampai dengan Desember 2021.

Adapun titik operasi yang dilakukan oleh Polres Mimika dan jajarannya, hingga berhasil mengamankan ribuan liter miras lokal dan ratusan botol minum industri pabrikan tersebut adalah Pelabuhan Laut Pomako, wilayah Mapurujaya , Bandara Mozez Kilangin, jalan Yos Sudarso- Nawaripi ,Jalan Budi Utomo, Jalan Busiri, Gorong-Gorong dan Kebun Siri.

“Tempat tempat lain yang berdasarkan temuan atau informasi lapangan yang masih ada peredaran minuman beralkohol yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan kita akan melakukan langkah langkah penegakan hukum atau penertiban,”kata Sarraju.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Pesona Papua

Provinsi Papua Belum Serius Kelola Noken Menjadi Sarana Pemberdayaan Masyarakat

Published

on

JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Orang Papua harus bangga karena di wilayah ini mempunyai dua warisan dunia yang luar biasa hebat yakni noken yang merupakan warisan budaya takbenda dan Taman Nasional Lorentz.

Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Warisan Budaya, Kementerian Koordinator Pengembangan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Pamuji Lestari disela-sela Rapat Koordinasi Pelestarian dan Pengelolaan Noken sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia dan Taman Nasional Lorentz sebagai Warisan Alam Dunia di Jayapura, Selasa (28/8/2018).

“Dua warisan dunia harus kita kelola dan kita lestarikan secara baik. Kalau tidak dilestarikan Taman Nasional Lorentz bisa masuk dalam daftar bahaya seperti hutan tropika di Pulau Sumatera,” kata Pamuji.

(Baca Juga: Gubernur Papua Minta Pimpinan MRP Buat Peraturan Untuk Memproteksi OAP)

Menurutnya, saat ini Indonesia memiliki 17 warisan dunia takbenda serta warisan dunia alam. Namun, yang terpenting adalah bagaimana warisan dunia ini dapat dikelola agar bisa memakmurkan dan memberdayakan masyarakat yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Jangan sampai warisan dunia ini hanya sekedar slogan atau sekedar jargon, tapi yang lebih penting adalah bagaimana warisan dunia ini bisa memakmurkan dan memberdayakan masyarakat,” kata Pamuji.

Pemerintah Pusat, kata Pamuji, sangat berkomitmen untuk menjaga dan mengembangkan warisan dunia ini sebagai aset. Dalam rangka itu juga, Kementerian PMK bersama lintas kementerian dan stakeholder sudah 3 kali menggelar rapat koordinasi membahas hal ini di Papua.

“Jangan sampai Pusat (Pemerintah Pusat) sudah semangat 45, tapi daerah masih loyo. Jadi kita harus punya semangat. Untuk itu juga, kami tiga pejabat eselon II dari kementerian teknis untuk membicarakan pengembangan warisan dunia ini,” ujar Pamuji.

Pamuji mengatakan, salah satu topik pembahasan terkait pengelolaan, pengembangan, dan pelestarian noken yang sudah ditetapkan sebagai warisan dunia. Namun, dari kesepakatan tahun lalu, belum ada realisasi di lapangan yang dilakukan pemerintah setempat.

“Saya lihat beberapa mama-mama Papua masih berjualan hingga jam 12 malam di pinggir jalan. Padahal, tahun kemarin sudah ada kesepakatan bahwa Pemerintah Provinsi Papua akan menyiapkan gerai bagi mama-mama Papua untuk berjualan. Termasuk juga Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar bagaimana noken ini bisa diproduksi untuk dijual ke luar,” kata Pamuji.

(Baca Juga: Berjuang Sejak 2009, Akhirnya Mama-Mama Papua Bisa Menempati Pasar Sendiri)

Pada tahun 2017 lalu, kata Pamuji, permintaan noken di luar negeri sudah cukup besar. Ia mencontohkan rekannya di Singapura yang hendak memesan noken untuk dijual di sana. Karena itu, sebagai langkah awal Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) akan mendorong mama-mama pengrajin noken bisa dijadikan kelompok UMKM.

“Jadi dari segi bisnis, noken ini sebenarnya sudah jalan. Nanti dipikirkan lagi bagaimana bisnis noken ini bisa berjalan dan akan difasilitasi pemerintah sehingga dapat berkembang baik dan mama-mama Papua bisa mendapatkan sesuatu,” kata Pamuji. (Mas)

Komentar
Continue Reading

Pesona Papua

Penumpang Hendak ke Wamena dan Asmat, Kapal Pesiar La Familia Berlabuh di Poumako

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapal Pesiar La Familia asal Inggris yang mengangkut 14 awak kapal dan 7 wisatawan asal Amerika Serikat, Rusia dan Kanada berlabuh di Pelabuhan Nusantara Poumako, Kabupaten Mimika, Papua. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poumako, Iptu Khoirul Umam mengatakan kapal pesiar La Familia transit di Pelabuhan Poumako, Selasa (6/2/2018) kemarin setelah berlayar dari Sorong dan Raja Ampat, Papua Barat.

“Mereka berlabuh di Pelabuhan Poumako karena hendak berkunjung ke Agats, Kabupaten Asmat dan Wamena, Kabupaten Jayawijaya,” kata Khoirul Umam di Pusat Pelayanan Polres Mimika di Timika, Rabu (7/2/2018).

(Baca Juga: Sebar Kebohongan di Akun Twitternya, Jurnalis BBC Dipulangkan dari Asmat)

Sebelum melakukan perjalanan ke Wamena dan Asmat, kata Khoirul Umam, para wisatawan asing ini menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Klas IIB Tembagapura, Mimika. “Tujuan mereka hanya touring .Karena hendak mengunjungi Wamena dan Agats, mereka harus menggunakan helikopter. Rencananya Kamis (8/2/2018) besok, mereka akan bertolak dari Poumako menuju Bali,” kata Khoirul Umam.

Dokumen lengkap

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Klas IIB Tembagapura, Wisnu Galih mengatakan Kapal Pesiar La Familia diawaki 14 orang dengan 7 penumpang.

“Dari 14 awak kapal itu, 12 diantaranya warga negara Inggris dan dua orang lainnya dari Selandia Baru dan Filipina. Sementara 7 orang penumpang kapal, berasal dari Amerika Serikat, Rusia, dan Kanada,” kata Wisnu melalui telepon selulernya, Rabu (7/2/2018).

Menurut Wisnu, dari hasil pemeriksaan ketujuh wisatawan menggunakan visa turis dan hendak berkunjung ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya dan Agats, Kabupaten Asmat.

“Hasil pemeriksaan dokumen, ketujuh wisatawan itu tidak ada masalah. Namun, kami imbau bahwa setiap warga negara asing (WNA) yang melakukan kunjungan ke Indonesia untuk menginformasikan kepada kami (Imigrasi), agar ada pengawasan,” kata Wisnu.

(Baca Juga: TNI Kerahkan KRI Hasan Basri Bantu Penanggulangan KLB Asmat)

Kapal Pesiar La Familia yang berlabuhan di Pelabuhan Nusantara Poumako, adalah kapal jenis Plesure Yacht dengan panjang 47,18 meter, lebar 9 meter, dengan kedalaman 4,9 meter, dan memiliki berat 671 grosston. Kapal ini diketahui teregistrasi di Geroge Town Inggris, dengan nomor 38 tahun 2015. (Rex)

Komentar
Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua52 menit ago

OPD di Lingkup Pemda Mimika Ikut Sosialisasi dan Bimtek Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

TIMIKA,KTP.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Inspektorat Sosialisasikan dan lakukan bimbingan teknis (Bimtek) Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi lingkup Pemerintah...

Tanah Papua2 hari ago

Tokoh Masyarakat Kamoro Apresiasi Terobosan Pemerintah Buat Bimbel Sekolah Kedinasan untuk Anak AMOR

TIMIKA,KTP.com – Tokoh masyarakat Kamoro, Kabupaten Mimika, Marianus Maknaipeku, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, Kabupaten Mimika yang telah membuat terobosan...

Tanah Papua3 hari ago

Direktur YPMAK Dukung Langkah Pemerintah Buat Bimbel Sekolah Kedinasan untuk Anak Amungme-Kamoro

TIMIKA,KTP.com – Direktur Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Vebian Magal, mendukung langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Badan...

Tanah Papua4 hari ago

Apresiasi Terobosan Pemerintah, Tokoh Amungme Dukung Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR Dilakukan Setiap Tahun

TIMIKA,KTP.com – Tokoh Masyarakat Amungme Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, mendukung penuh langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melaksanakan Bimbingan Belajar (Bimbel)...

Tanah Papua5 hari ago

Tokoh Pemuda Kamoro Dukung Langkah Kepala BPKSDM Mimika Buat Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR

TIMIKA,KTP.com – Tokoh Pemuda Kamoro, Dr Leonardus Tumuka, mendukung penuh inovasi dan terobosan baru yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan...

Tanah Papua6 hari ago

Selama 12 Hari 50 Anggota Satpol PP Ikut Diklat Dasar   

TIMIKA,TKP.com – 50 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lingkungan Pemkab Mimika mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)...

Tanah Papua6 hari ago

Cegah Korupsi Dana Otsus, Tokoh Muda Jayapura Minta Badan Khusus Pengelola yang Belum Terkontaminasi

  JAYAPURA.KTP.com – Prihatin menyaksikan lambatnya perubahan di Provinsi Papua, Ketua Gerakan Pemuda Jayapura (Gapura) Jack Judzoon Puraro, M.Si meminta...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Agama Minta Semua Pihak Diminta Hentikan Polemik Kedatangan Ketua KPK ke Papua

  SENTANI.KTP.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua Pdt Alberth Yoku menyatakan mendukung sepenuhnya langkah-langkah...

Kriminal1 minggu ago

Di Jembatan Youtefa dan Holtekamp Terjadi Laka Beruntun Hingga Satu MD

  JAYAPURA,KTP.com – Kecelakaan (laka) beruntun terjadi di wilayah hukum Polsek Jayapura Selatan hingga Polsek Abepura pada Minggu pagi (20/11)...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Ini Sebut Warga Menanti Langkah Nyata KPK Terkait Dugaan Korupsi di Papua

  JAYAPURA.KTP.com – Masyarakat Papua terus menantikan langkah nyata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani perkara Gubernur Papua Lukas Enembe....

Tanah Papua

Advertisement

Trending