Connect with us

Tanah Papua

BNPT: Papua Damai dan Sejahtera Jika Keamanan Terjamin

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar menyebut cita-cita dan harapan akan kedamaian dan kesejahteraan rakyat di Tanah Papua hanya bisa terwujud jika situasi keamanan di wilayah itu terjamin, tanpa ada konflik dan kekerasan.

Dalam rangka itulah, BNPT menggelar dialog nasional untuk kesejahteraan Papua dengan para tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan jajaran Pemkab Mimika, Intan Jaya, Puncak dan Puncak Jaya bertempat di Hotel Horison Ultima, Timika, Jumat.

“Tujuan dari adanya dialog nasional ini pada akhirnya yaitu untuk mewujudkan Papua yang damai, Papua yang sejahtera. Untuk bisa ke arah sana, Papua yang aman terlebih dahulu yang harus kita wujudkan ke depan,” kata Boy Rafli.

Mantan Kapolda Papua itu menyebut inisitif BNPT untuk menggelar dialog nasional dengan para tokoh Papua merupakan bagian dari upaya mencari solusi, utamanya bagaimana mengatasi aksi-aksi kekerasan yang terjadi di Tanah Papua akhir-akhir ini terutama kekerasan oleh kelompok bersenjata.

Masih kerapnya terjadi aksi kekerasan oleh kelompok bersenjata di sejumlah wilayah di Papua itu mengakibatkan jatuhnya korban jiwa baik kalangan masyarakat sipil, bahkan tidak sedikit petugas yang gugur saat melaksanakan penugasan untuk pengamanan di Papua.

Guna meredam berbagai tindak kekerasan di Tanah Papua itu, menurut Boy Rafli, diperlukan pendekatan-pendekatan yang mengarah pada pembangunan kesejahteraan.

“Masalahnya adalah bagaimana adanya hubungan komunikasi yang konstruktif antara unsur-unsur di pemerintahan dengan masyarakat sehingga kita bisa mendengar secara langsung apa yang diinginkan oleh masyarakat dan pendekatan apa yang tepat yang dapat kita lakukan melalui kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan,” ujarnya.

BNPT mempromosikan pendekatan yang bersifat lunak atau soft approach yang berbasiskan kesejahteraan masyarakat dengan membangun sinergitas antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah dengan para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Boy Rafli menyebut upaya-upaya dialog selalu dibangun oleh pemerintah untuk mengatasi dan mengakhiri berbagai kekerasan di Tanah Papua menuju Papua yang damai dan sejahtera.

Dalam kesempatan itu, Boy Rafli meminta peran aktif para tokoh untuk terus-menerus memperjuangkan dan mendorong terciptanya iklim yang damai dan menjauhkan kekerasan di Tanah Papua.

“Kita sudah menjadi negara demokrasi, tentunya tidak boleh ada kekerasan. Kalau masih ada kekerasan di dalam negara demokrasi, maka pasti indeks demokrasinya bermasalah. Kekerasan apapun yang mendatangkan ketidakbaikan apalagi mendatangkan kematian bagi pihak lain sangat tidak dibenarkan. Jika itu terjadi berarti perlindungan terhadap warga masyarakat perlu kita tingkatkan lagi,” kata Boy Rafli.

Kegiatan dialog nasional yang digagas BNPT di Timika tersebut juga dihadiri oleh Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Agus Rohman, Waka Polda Papua Brigjen Pol Dr Eko Rudi, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas dan perwakilan Pemkab Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya. (MSC)

Komentar

Tanah Papua

Janjikan Kerja di PT FI Wanita Parubaya di Timika Lakukan Penipuan Ratusan Juta

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – E (45) warga jalan Budi Utomo Timika, ditangkap oleh Satuan Reskrim Polres Mimika, Minggu (16/1/2022) di Kota Timika, karena melakukan tindakan pidana penipuan terhadap tujuh orang korban.

E, melalui akun facebooknya memposting lowongan kerja di PT Freeport Indonesia.

Kepada para korban,E, berjanji bisa membantu para korban untuk bisa bekerja di PT Freeport Indonesia dengan persyaratan para korban mentransfer sejumlah uang kepada dirinya sebagai biaya administrasi.

Pelaku juga mengaku sebagai direktur, HRD dan juga operator di salah satu perusahaan yang bekerja di area kerja PT Freeport Indonesia.

Para korban kemudian menghubungi pelaku melalui akun Facebook pelaku, kemudian komunikasi dibangun secara intensif diaplikasi WhatsApp.

Para korban kemudian mentransfer sejumlah uang kepada pelaku melalui rekening yang dikirim pelaku, namun belakangan diketahui bahwa ternyata mereka ditipu oleh pelaku.

(Baca Juga: Pelaku Pencurian Senpi Organik Ditangkap Polisi)

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar saat ditemui di Mako Polres Mimika Senin (17/1/2022) mengatakan kasus tersebut berhasil diungkap oleh pihaknya setelah Edi Batara (36), salah satu dari tujuh korban penipuan melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian Jumat (14/1/2022).

“Cara penipuannya adalah pelaku mengiming-imingi para korban bekerja di PT Freeport Indonesia dengan memberikan uang administrasi. Total kerugian dari tujuh korban itu mencapai Rp150 juta. Karena mereka transfer ke korban bervariasi ada yang Rp15 juta dan ada yang Rp30 juta,”kata Bertu.

Setelah ditangkap dan diperiksa, E mengakui perbuatannya.Namun uang hasil penipuan tersebut telah dipakai pelaku untuk membayar utang miliknya. Pelaku juga tidak bisa mengembalikan uang tersebut.

“Dia ditangkap kemarin di wilayah kota, kita bawa ke kantor kita periksa dan mengakui perbuatannya,” kata Bertu.

Atas tindakannya, E akan di jerat dengan Pasal 378 KUHP Penipuan dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

Belakangan diketahui, E sendiri sebelumnya juga adalah residivis dengan kasus penipuan.

“Sebelumnya yang bersangkutan juga resedivis kasus yang sama, penipuan objeknya tanah tahun 2015 dengan putusan waktu itu dua tahun lebih penjara”kata Bertu.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

DKP PKP Mimika Gelar Syukur HUT ke 23

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Dewan Pimpinan Kabupaten Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Kabupaten Mimika menggelar acara syukuran hari ulang tahun ke-23 tahun 2022, bertempat di Sekretariat PKP, SP2, pada Sabtu (15/1/2022)

Acara syukuran HUT PKP ini ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Ketua DKP PKP Mimika, Yohanes Yulius Kum dan Koordinator PKP Wilayah Papua dan Papua Barat, Herepa Hesegem serta disaksikan oleh pengurus PKP dan para simpatisan.

Dalam sambutannya, Ketua DPK Yohanes Yulius Kum mengajak seluruh pengurus, anggota serta simpatisan PKP untuk bersyukur atas kehadiran PKP di Kabupaten Mimika sebagai wadah untuk berorganisasi serta berpolitik untuk seluruh masyarakat Kabupaten Mimika terutama bagi masyarakat asli Papua yang berasal dari tujuh suku yaitu Amungme, Kamoro, Dani, Damal, Nduga, Mee dan Moni.

“Saya ajak teman-teman Papua dan non Papua untuk bergabung, mari kita sama-sama bergandengan tangan majukan PKP demi kepentingan bersama di Kabupaten Mimika, Papua dan di Indonesia,” kata Yohanes.

Bertepatan dengan momentum HUT PKP ini, Yohanes juga mengucap syukur karena pada 30 Oktober 2021 lalu ia dilantik di Jayapura sebagai Ketua DPK Partai Keadilan dan Persatuan yang telah berganti nama dari PKPI.

“Saat ini kami sendang mempersiapkan segala sesuatunya untuk persiapan verifikasi partai dan berharap untuk seluruh DKP di Papua dan Papua Barat, PKP Kabupaten Mimika harus lebih dahulu selesai dalam hal penginputan data-data,” tuturnya.

(Baca Juga : DPC PDIP Mimika: Persoalan yang Meresahkan Warga Harus Ditindak Tegas)

Sementara itu, Koordinator PKP Wilayah Papua dan Papua Barat, Herepa Hesegem berharap agar DPK-DPK termasuk di Kabupaten Mimika membangun konsolidasi dengan seluruh elemen masyarakat di kota Timika.

Lebih lanjut Herepa juga mengatakan, PKP adalah rumah besar bagi para pejuang untuk memperjuangkan hak-hak dan nasib untuk itu terbuka bagi siapa saja yang mau bergabung untuk sama-sama berjuang.

“Kita semua adalah pejuang, ibu rumah tangga, bapak keluarga, petani, nelayan bahkan tukan ojek sekalipun adalah pejuang. PKP tidak tebatas pada ras dan agama sebab PKP adalah rumah bersama, rumah pada pejuang,” ucapnya.

Acara syukuran ini diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Wabup Mimika Ingatkan Warga Pesisir Tidak Bangun Rumah di Bantaran Sungai

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Wakil Bupati Kabupaten Mimika Provinsi Papua, Johannes Retob, memberikan peringatan kepada warga masyarakat Mimika yang mendiami wilayah pesisir pantai Kabupaten Mimika untuk tidak membangun rumah di bantaran sungai.

“Kita juga sudah menyampaikan secara tegas kepada masyarakat, tidak boleh bangun rumah di bantaran sungai .Rumah yang rusak diterjang banjir Rob kemarin tersebut ada di bantaran sungai,”kata Wabup John di Timika Jumat (15/1/2022).

Banjir Rob yang menerjang Kampung Atuka Distrik Mimika Tengah dan tiga kampung lainnya di Distrik Amar pada Kamis (6/1/2022) dini hari.4 rumah dilaporkan rusak dan hilang akibat terjangan banjir rob setinggi empat meter disertai gelombang tersebut tersebut. Ratusan rumah lainnya juga ikut terendam banjir. Warga yang terdampak memilih mengungsi di tempat yang lebih aman.

Wabup John, menyampaikan terimakasih banyak kepada seluruh organisasi kemasyarakatan dan masyarakat Mimika yang telah berpartisipasi secara mandiri memberikan bantuan kepada warga Kampung Atuka dan Distrik Amar yang terkena bencana banjir Rob.

( Baca Juga: Tiga Kampung di  Distrik Amar Terdampak Banjir Rob)

“Kami atas nama pemerintah mengucapkan terima banyak inisiatif dari masyarakat dan perhatian luar biasa atas musibah banjir tersebut “kata John.

Wabup John juga sudah membangun komunikasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, terkait dengan bantuan perumahan untuk warga yang terkena dampak dari bencana banjir Rob.

“Terkait dengan dermaga dan jembatan yang rusak di Atuka,nanti secara swadaya kita akan segera perbaiki, nanti saya akan pimpin sendiri. Sedangkan yang di Amar untuk perumahan secara resmi kami sudah melaporkan kepada Kementerian Sosial dan nanti kita lihat perkembangan selanjutnya,”kata John.

Dalam waktu dekat, dirinya juga akan turun ke Atuka dan Distrik Amar, untuk melihat secara langsung terkait dengan abrasi pantai yang menjadi keluhan masyarakat Amar.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Petani Binaan Polres Mimika Panen Jahe

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata bersama kelompok tani binaannya melaksanakan panen jahe di Kampung Mulia Kencana Distrik Iwaka Kabupaten Mimika Provinsi Papua, Jumat (14/1/2022).

Kapolres Era mengatakan, salah satu pendekatan kepolisian di Tanah Papua adalah melalui pembangunan di pertanian bagi masyarakat.

Oleh karena itu , salah satu program pertanian yang dilakukan Polres Mimika adalah memperkenalkan cara menanam jahe gajah kepada masyarakat dengan sistem noken.

“Sistem noken yaitu dengan menggunakan planterbag, tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang yang juga pupuk tersebut dihasilkan sendiri oleh kelompok tani binaan Polres Mimika kemudian di tabur tiga siung jahe dengan jenis jahe gajah,”kata Kapolres Era.

Setelah ditanam selama enam bulan lamanya, tanaman milik kelompok tani binaan Polres Mimika yaitu jahe dapat tumbuh dengan baik serta berhasil melakukan panen dengan hasil 55 kg jahe dari 50 buah planterbag.

“Kami berharap dengan kelompok tani yang kita kembangkan saat ini dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.Hasil panennya dijual dapat memberikan dampak yang positif kepada masyarkat,”kata Era

Era mengajak masyarakat, mengajak warga masyarakat lainnya untuk melakukan hal-hal positif, sehingga dampaknya baik bagi kehidupan warga itu sendiri.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Janjikan Kerja di PT FI Wanita Parubaya di Timika Lakukan Penipuan Ratusan Juta

TIMIKA,KTP.com – E (45) warga jalan Budi Utomo Timika, ditangkap oleh Satuan Reskrim Polres Mimika, Minggu (16/1/2022) di Kota Timika,...

Tanah Papua4 hari ago

DKP PKP Mimika Gelar Syukur HUT ke 23

TIMIKA,KTP.com – Dewan Pimpinan Kabupaten Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Kabupaten Mimika menggelar acara syukuran hari ulang tahun ke-23 tahun...

Tanah Papua4 hari ago

Wabup Mimika Ingatkan Warga Pesisir Tidak Bangun Rumah di Bantaran Sungai

TIMIKA,KTP.com – Wakil Bupati Kabupaten Mimika Provinsi Papua, Johannes Retob, memberikan peringatan kepada warga masyarakat Mimika yang mendiami wilayah pesisir...

Tanah Papua5 hari ago

Petani Binaan Polres Mimika Panen Jahe

TIMIKA,KTP.com – Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata bersama kelompok tani binaannya melaksanakan panen jahe di Kampung Mulia...

Tanah Papua1 minggu ago

Dukungan Perkembangan Bola Basket,Dandim 1710-Mimika Bersama Forkompinda Laksanakan Pertandingan Eksebisi

TIMIKA,KTP.com – Bertempat di Mimika Sport Complex (MSC) Timika, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Yoga Cahya...

Tanah Papua1 minggu ago

Produksi dan Jual Narkotika di Timika, Tiga Pemuda Ini Diringkus Polisi

TIMIKA,KTP.com – Tiga orang pemuda yang diketahui berinisial ISM alias Irfan, AB alias Alfin dan YVR alias Viki ditangkap oleh...

Tanah Papua1 minggu ago

Tiga Kampung di  Distrik Amar Terdampak Banjir Rob

TIMIKA,KTP.com – Wakil Bupati Mimika, Provinsi Papua Johannes Rettob menyebut sejumlah rumah warga Kampung Amar, Kawar dan Manuare, Distrik Amar...

Tanah Papua2 minggu ago

Melky Ditemukan Tim SAR Gabungan dalam Keadaan Meninggal Dunia

ASMAT,KTP.com – Melky (30) warga Asmat yang hilang terseret arus air sungai Suru Suru Distrik Suru Suru, Kabupaten Asmat Rabu...

Tanah Papua2 minggu ago

APK Galang Dana untuk Bencana Banjir Rob di Amar dan Atuka

TIMIKA,KTP.com – Aliansi Pemuda Kamoro (APK) Mimika akan melaksanakan penggalangan dana untuk warga Distrik Amar dan Kampung Atuka Distrik Mimika...

Tanah Papua2 minggu ago

Hina Suku Kamoro di Sosial Media APK Polisikan MM

TIMIKA,KTP.com – MM, dilaporkan oleh Aliansi Pemuda Kamoro (APK) Kabupaten Mimika di Kantor Pelayanan Polres Mimika Rabu (5/1/2022) atas tindak...

Tanah Papua

Advertisement

Trending