Connect with us

Tanah Papua

1 Anggota KKB Diserahkan ke Kejaksaan Oleh Satreskrim Polres Nduga

Published

on

WAMENA,KTP.com – 1 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Egianus Kogoya berinisial ED diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayawijaya. Penyerahan ini dilakukan oleh Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nduga.

Kasat Reskrim Polres Nduga, Iptu Jaya Bida Kedeng saat dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, proses penyerahan atau tahap II itu dilakukan pada Jumat (5/1/2024) setelah berkas perkara dinyatakan lengkap oleh jaksa.

“Sudah kita lakukan tahap dua. Sebelum diserahkan ke jaksa, tersangka kita lakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar Jaya.

Jaya melanjutkan, ED diserahkan beserta barang bukti berupa 1 buah kalung karet berwarna hitam, 1 buah kalung manik-manik warna hitam coklat dengan gantungan taring babi, 1 unit Handphone merek Vivo Y22 berwarna biru dan 1 unit Handphone merek Nokia 105 berwarna biru.

Kata Jaya, ED diduga melanggar pasal 340 KUHPidana Subsider Pasal 338 KUHPidana dan atau pasal 365 KUHPidana, Jo Pasal 55, Pasal 56 KUHPidana dan atau Pasal 170 KUHPidana.

Untuk diketahui, ED ditangkap oleh Satgas Damai Cartenz di area RSUD Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa 19 September 2023.

Selain dipercaya untuk urusan amunisi, ED dalam catatan polisi juga terlibat dalam beberapa aksi penyerangan bersama pimpinannya, Egianus Kogoya, diantaranya, pada 17 Maret 2019, penyerangan terhadap anggota TNI di Kindibam dan berhasil merampas dua Pucuk Senjata Api milik TNI.

Pada 16 Juli 2022, ED terlibat dalam penyerangan terhadap masyarakat sipil di Kampung Nogolaid dan Kampung Yosoma Kenyam. Serangan itu mengakibatkan 11 masyarakat meninggal dunia dan 2 luka-luka.

Kemudian, pada 19 Juli 2022, kontak tembak dengan aparat keamanan di kampung Nogolaid Distrik Kenyam. Pada 25 Juli 2022, terlibat dalam penghadangan masyarakat dan merampas HP di Jalan Poros Kenyam – Batas Batu, Distrik Kerepkuri.

Selanjutnya, pada 4 Agustus 2022, terlibat dalam pembakaran alat berat milik PT Tunas Jaya Irian yang mengakibatkan 4 unit rusak. Sementara itu, pada 6 Januari 2023, ia juga terlibat dalam aksi Penembakan terhadap Pos Kotis Brimob Satgas Damai Cartenz di Koteka.(MWW)

Komentar